Kalahkan Senegal, Inggris Bertemu Prancis di Perempat Final

photo author
Rita Sri Wahyuni, Liputan Bekasi
- Senin, 5 Desember 2022 | 17:29 WIB
Kalahkan Senegal, Inggris masuk perempat final  Sumber foto: fifa.com
Kalahkan Senegal, Inggris masuk perempat final Sumber foto: fifa.com
 
 
LIPUTANBEKASI.COM - Kane cetak gol perdana di Qatar, Henderson dan Saka sempurnakan kemenangan Inggris menuju perempat final.
 
Jordan Henderson membawa Inggris memimpin atas Senegal. Harry Kane menutup babak pertama sebagai pencetak gol kedua Three Lions
 
Gol Bukayo Saka di babak kedua pastikan langkah Inggris ke perempat final. Inggris menang 3-0 melawan Senegal di babak 16 besar. Dengan pencetak gol Henderson Harry Kane, dan Saka
 
Inggris menyiapkan pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2022 Qatar melawan juara bertahan Prancis dengan kemenangan meyakinkan atas Senegal.
 
Anak asuh Gareth Southgate sedikit kesulitan dalam setengah jam pertama yang menegangkan di Stadion Al Bayt.
 
 
Jordan Pickford bergegas keluar untuk menghentikan tendangan Ismaila Sarr yang mencoba menaruh bola ke sisi tiang dekat setelah 22 menit. 
 
Dan 10 menit kemudian, Sarr dengan cerdik bekerja sama dengan Boulaye Dia untuk melakukan tembakan mendesis yang disambut Pickford dengan tepisan tangan kiri yang kuat.
 
Inggris bekerja keras pada periode pembukaan itu, tetapi Jude Bellingham dan Jordan Henderson bekerja sama untuk menghidupkan penampilan yang tiba-tiba dipenuhi dengan kepercayaan diri. 
 
Ketika Inggris mengotak-atik dari sayap kiri, Bellingham mengambil alih untuk mengirim umpan silang mendatar. Sesama gelandang Henderson, masuk ke dalam kotak penalti Senegal, mengarahkan penyelesaian yang berhasil melewati Edouard Mendy.
 
Mendy terpukul lagi di menit ketiga waktu tambahan babak pertama, dan Bellingham berperan penting, sekali lagi. 
 
Pemain Borussia Dortmund itu mencuri penguasaan bola di wilayahnya sendiri dan membangun serangan untuk memberi umpan kepada Phil Foden. 
 
 
Umpan kali pertamanya tepat waktu dan dieksekusi dengan sempurna oleh Harry Kane yang datang dengan cepat untuk memasukkan bola dan mencetak gol pertamanya di turnamen.
 
Harapan samar kebangkitan Senegal pupus 12 menit setelah jeda. Inggris tidak puas dengan skor 2-0 ketika Mendy terus dicecar tembakan dari Kane yang dengan susah payah mampu diamankan sang kiper. Tapi Mendy tak berdaya 60 detik kemudian.
 
Foden yang cerdik menghindari tekel untuk maju ke dalam kotak penalti dan menekan umpan silang sayap kiri melewati Kalidou Koulibaly. 
 
Saka, yang mencetak dua gol pada pertandingan pembukaan Inggris, menyambut umpan tersebut dan dengan cekatan melewati kiper untuk memastikan pertemuan Piala Dunia pertama timnya dengan Prancis sejak 1982.
 
Momen penting 
Beberapa momen untuk dipilih, langsung dari saat daftar tim turun saat kami mempelajari bahwa Henderson dan Saka akan bermain sejak awal.
 
 Pilihan Gareth Southgate tidak selalu disambut dengan pujian universal di Inggris, tetapi dia lebih sering melakukannya dengan benar. Henderson dan Saka sama-sama mencetak gol untuk menggarisbawahi poin itu.
 
Tapi serangan tegas Harry Kane dengan tendangan terakhir di babak pertama, mungkin, adalah momen paling signifikan malam itu. 
 
Senegal dapat menganggap diri mereka tidak beruntung tertinggal pada saat itu setelah memanfaatkan sebagian besar pergerakan dan peluang sebelum gol pembuka Henderson.
 
 Tim asal Afrika itu pasti akan tetap berharap mendapatkan kembali pijakan dalam pertandingan, mengingat semua yang telah terjadi sebelumnya.
 
Gol Kane, dan caranya yang meyakinkan, mengakhiri itu, mengirim Inggris ke jeda antarbabak dengan skor yang signifikan dan meninggalkan peluang Senegal yang semakin tipis untuk memperpanjang masa tinggal mereka di Qatar.
 
Yang sama-sama menggembirakan bagi manajer Southgate dan pendukung Inggris adalah melihat Kane tidak melenceng dari sasarannya di turnamen tersebut. Striker itu berjanji dia akan mencetak golnya untuk fase knock-out dan dia menepati janjinya.
 
Kane sama-sama tak tampil moncer di fase grup UEFA Euro tahun lalu, tetapi ketika perjalanan tim meningkat, dia mencetak empat gol dalam perjalanan Inggris ke final.
 
Pemenang Sepatu Emas 2018 itu mencetak golnya dengan sikap seorang gentleman dalam performa mencetak gol bebas, bukan seseorang yang menunggu gol pertamanya di kompetisi.
 
Dia tertinggal satu gol di belakang rekor internasional Inggris, 53 gol Wayne Rooney dan sekarang dia mungkin melampauinya, dan mengklaim kehormatan untuk dirinya sendiri di Qatar. 
 
Inggris menghadapi perempat final yang sangat sulit melawan Prancis, tetapi dengan Kane kembali mencetak gol, peluang mereka untuk mengatasi juara 2018 meningkat secara nyata.
 
Statistik
Jordan Henderson, pada usia 32 tahun dan 170 hari, menjadi pencetak gol tertua kedua Inggris di Piala Dunia FIFA. Dia harus bertahan setidaknya hingga Piala Dunia 2030 untuk mengalahkan Tom Finney, yang mencetak gol melawan Uni Soviet, berusia 36 tahun dan 64 hari, pada tahun 1958.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Fifa.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X