LIPUTANBEKASI.COM - Lagi-lagi Walikota Bekasi tersandung kasus, Rahmat Effendi atau yang akrab dipanggil bang pepen yang telah menggantikan Mochtar Muhamad.
Pada Mei 2012, Rahmat Effendi menggantikan Mochtar Muhamad menjadi Walikota Bekasi karena saat itu Mochtar Muhamad tersandung kasus maling uang rakyat.
Diperiode selanjutnya Rahmat Effendi kembali terpilih pada pemilihan walikota bekasi tahun 2013 dengan wakilnya Ahmad Syaiku.
Saat ini Walikota Bekasi kembali tersandung kasus, Rahmat Effendi tertangkap tangan sedang menerima suap di rumah dinas Walikota Bekasi.
Pada Rabu, 5 Januari 2022, Tim OTT KPK menyiduk Rahmat Effendi dan beberapa ASN pemkot Bekasi di rumah dinas Walikota Bekasi.
Dalam Oprasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Tim menemukan barang bukti uang sejumblah miliyaran rupiah.
Diketahui Rahmat Effendi telah menerima uang suap miliyaran rupiah, yang baru saja diberikan MB.
Baca Juga: Kisruh Keluarga Vanessa Angel Semakin Memanas, Hingga Pocong Lontong
Uang yang diterima Walikota Bekasi Rahmat Effendi berasal dari Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
Tidak hanya bukti uang tunai juga ada uang dalam buku rekening bank yang sejumblah miliyaran rupiah juga.
Dan tidak hanya pihak Pemkot Bekasi diketahui juga ada pihak dari Swasta dalam kasus suap tersebut.
Artikel Terkait
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Disematkan Seragam Banser Saat Apel Baiat GP Anshor Kota Bekasi
Tinjau Protokol Kesehatan di Kota Bekasi, Pusat Perbelanjaan jadi Target Utama Menko PMK Muhadjir Effendy
Menko Manives Luhut Binsar Pandjaitan Tinjau Proyek Tol Becakayu, Tersambung Hingga Tambun
Pelayanan Warga Berbasis Digital telah Dilakukan di Desa Karang Anyar, Kabupaten Bekasi
Sentra Grosir Cikarang (SGC) Mengadakan Lomba Tari Jaipong Usia Dini, Kebudayaan Tidak Boleh Hilang
Sejarah Islamic Centre Kota Bekasi, Penggagasnya K.H. Noer Alie Wafat Sebelum Diresmikan
Walikota Bekasi Rahmat Effendi Tertangkap Oleh OTT KPK, Rabu Malam Kemarin, Dalam Kasus Suap