Polda Metro Jaya Berhasil Menangkap 2 Komplotan Begal Sadis di Bekasi dan Depok

photo author
Anggie Ayuni Nurfakhirah, Liputan Bekasi
- Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:10 WIB
Ilustrasi Begal yang kini marak di tengah masyarakat di Jakarta juga kasus pinjaman online (Pinjol) yang meresahkan masyarakat/Pixabay/Racinator
Ilustrasi Begal yang kini marak di tengah masyarakat di Jakarta juga kasus pinjaman online (Pinjol) yang meresahkan masyarakat/Pixabay/Racinator

LIPUTAN BEKASI – Dua komplotan begal sadis yang sering melukai korbannya dengan senjata tajam dalam melaksanakan aksinya di daerah Bekasi dan Depok berhasil ditangkap oleh Penyidik Polda Metro Jaya.

Begal yang biasa beraksi di daerah Bekasi merupakan komplotan pertama yang diungkap. Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil meringkus tujuh pelaku setelah korban melaporkan hal tersebut.

"Pengungkapan kejahatan pencurian dengan kekerasan di Tarumajaya, Bekasi, pada saat itu lima pelaku diamankan, dengan satu korban luka akibat sabetan senjata tajam. Kendaraan roda dua dan HP korban direbut saat itu oleh pelaku-pelaku ini," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Selasa, 19 Oktober 2021.

Yusri memberikan keterangan terkait pembagian tugas dari pelaku, terdapat lima pelaku sebagai eksekutor dan joki saat beraksi.

Baca Juga: Dicky Cheung Pemeran Kera Sakti Pernah Hampir Bangkrut, Untuk Saja di Tolong Andy Lau

Penangkapan kelima pelaku begal tersebut masih dikembangkan dan berlanjut melakukan penangkapan dua penadah barang hasil curian yang para pelaku.

Komplotan begal mengincar para korban pada tengah malam dan menentukan lokasi yang sepi serta mengincar korban yang berkendara sendirian.

Adapula komplotan begal kedua yang diringkus polisi yang terdiri tiga pelaku begal yang sering melakukan aksinya di daerah Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 20 Oktober 2021: Jessica Seketika Waras Saat Irvan Membawa Rendy Ke Hadapannya

"Komplotan ini satu motor bonceng tiga dan mencari korban yang berjalan sendiri. Ini sama modusnya, dipepet tanpa tanpa ada basa basi pelaku turun menyerang korban di beberapa bagian tubuh korban," jelas Yusri.

Yusri juga menambahkan bahwa pelaku sempat melakukan penganiayaan karena korban yang melakukan perlawanan untuk mempertahankan harta benda yang dimilikinya.

"Korban berupaya melawan, sehingga terjadi penusukan dilakukan pelaku. Karena teriakan keras korban, masyarakat tahu dan pelaku lari, HP korban dibawa pelaku dan korban dibawa ke rumah sakit," tambahnya.

Baca Juga: 23 Tahun Terpisah, Enzy Storia Ditinggal Ayah Sejak Kecil, Ini Kisahnya

Berdasarkan laporan dari korban, polisi melakukan penangkapan dua pelaku dan satu pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran petugas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Refly Rafesqy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X