Mengenal Gunung Api Sorik Marapi di Mandailing Natal!

photo author
Maleeha Farida, Liputan Bekasi
- Sabtu, 17 Desember 2022 | 09:03 WIB
 Illustrasi Gunung Api Tampak Kawah
Illustrasi Gunung Api Tampak Kawah

LIPUTANBEKASI. COM - Gunung Api Sorik Marapi merupakan salah satu gunung api aktif tipe A di Indonesia yang mempunyai danau kawah dengan airnya yang bersifat asam di bagan puncaknya.

Secara administrasi, Gunung Api Sorik Marapi termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia.

Posisi geografis puncak Gunung Api Sorik Merapi yakni 0°41’11.72”LS dan 99°32’13,09” BT serta ketinggian 2145 m dpl (di atas muka laut).

Pos Pengamatan Gunung Sorik Marapi berada di Desa Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Dari kajian geologi, kemunculan Gunung Api Sorik Marapi diduga berhubungan dengan aktivitas Sesar Besar Sumatera (Semangko) yang berarah barat laut – tenggara.

Di sekitar Informasi Umum tubuh gunung api ini banyak terdapat manifestasi aktivitas vulkanik berupa solfatara/fumarola, dan kolam lumpur (mud pool), serta mata air panas.

Mata air panas itu diantaranya Mata Air Panas Binanga, Sopotinjak, Purba Julu, Roburan Dolok-1, Roburan Dolok-3, Sibanggor Tonga-1 dan Sibanggor Tonga-2.

Mata Air Panas Roburan Dolok-2 dan Mata Air Panas Sampuraga. Suhu solfatara di puncak Kawah sangat bervariasi antara 90°C- 249°C.

Gunung Api Sorik Marapi merupakan gunung api yang produk erupsinya berkomposisi andesitik hingga andesitik basaltik.

Hal tersebut merupakan komposisi yang umum ditemukan di gunung-gunung berapi yang berada di jalur busur Sunda.

Catatan sejarah letusan Gunung Api Sorik Marapi tidak begitu banyak, yaitu tahun 1830, 1879, 1892, 1893, 1917 dan 1970.

Karakter letusan pada umumnya berupa letusan freatik berupa abu disertai lontaran batu, atau semburan lumpur dari kawah pusat karena adanya air danau kawah.

Tahun 1830 dan 1879 terjadi letusan fretik dari kawah pusat menghasilkan abu, lumpur, dan lontaran material berukuran bomb.

Gunung Api Sorik Marapi pada 21 Mei 1892 terjadi letusan yang mengakibatkan timbulnya 2 buah lubang di kawah puncak.

Endapan letusan Gunung Api Sorik Merapi ini telah menimbulkan lahar yang menelan korban jiwa 180 orang di Desa Sibangor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Arifka Brilliana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X