Lokasi Pemantauan yang Terpencil hingga KRB yang Harus Diwaspadai di Gunung Peut Sague.

photo author
Maleeha Farida, Liputan Bekasi
- Minggu, 11 Desember 2022 | 18:42 WIB
Kawasan Rawan Bencana di Gunung Peut Sague
Kawasan Rawan Bencana di Gunung Peut Sague
LIPUTANBEKASI. COM - Gunung Api Peut Sague letaknya jauh dan untuk mencapainya sangatlah tidak mudah sehingga jarang orang berkunjung. 
 
Meskipun demikian, penyuluhan dan pemahaman tentang gunung api bagi masyarakat perlu dilakukan.
 
Masyarakat perlu tahu terdapat gunung api yang sewaktu-waktu meletus dan dapat membahayakan serta menimbulkan korban jiwa. 
 
Aktivitas vulkanik Gunung Peut Sague dipantau secara terus-menerus dari Pos Pengamatan. 
 
Pos Pengamatan Gunung Api Peut Sague yang terletak di Desa Mane Kecamatan Mane, kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. 
 
 
Saat ini, pemantauan Gunung Api Peut Sague menggunakan satu stasiun seismik, hasil pemantauan kegempaan tersebut dilaporkan secara rutin.
 
Setiap hari rutin dilaporkan ke kantor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung melalui aplikasi MAGMA berbasis internet.
 
Berdasarkan potensi bahaya yang mungkin terjadi, Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api Peut Sague terbagi menjadi 3, yaitu:
 
a. KRB III
 
KRB III adalah kawasan yang sering dilanda awan panas, aliran lava, lontaran atau guguran batu pijar dan gas beracun dengan radius lontaran 2 km dari puncak.
 
b. KRB II
 
KRB II adalah kawasan yang berpotensi dilanda aliran lava, lontaran batu pijar, termasuk hasil letusan freatik, hujan abu lebat, kemungkinan gas racun. 
 
 
Potensi Ancaman Jiwa aliran piroklastik dan longsoran puing vulkanik dengan radius 5 km dari puncak.
 
c. KRB I 
 
KRB I adalah kawasan yang berpotensi dilanda aliran berupa lahar dan lontaran berupa hujan abu serta kemungkinan terkenal lontaran batu pijar dengan radius 8 km dari puncak.
 
Desa yang terdampak KRB sebanyak 6 desa dan 78 tersebar di Kabupaten Pidie. Adapun jiwa yang terancam sebanyak 11.157 jiwa. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Buku Gunung Api Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X