LIPUTAN BEKASI - Emas Antam atau disebut juga PT.Aneka Tambang (Persero) berada di harga 913 ribu per gramnya pada Kamis ini.
Posisi tersebut sama sekali tidak bergerak dibandingkan pada hari Rabu tanggal 29 September kemarin.
Sementara harga buybacknya sendiri juga turun dikisaran 1.0000 per gram menjadi total Rp797 ribu per gramnya dibandingkan posisi sebelumnya.
Berdasarkan data sementara dari PT. Aneka Tambang atau Antam sendiri untuk harga jual emas yang berukuran kurang lebih 0.5 gram seharga Rp506.5 ribu, lalu yang 2 gramnya senilai Rp1,76 juta, serta 3 gramnya seharga Rp2.62 juta, 5 gram dibuka diharga Rp4.34 juta, diatasnya 5 gram ada 10 gram dengan harga Rp8.62 juta, ada yang 25 gram senilai Rp21.43 juta, dan yang terakhir ada 50 gram emas senilai Rp42,79 juta.
Baca Juga: Pengakuan Pahlawan Revolusi Korban Pengkhianatan G30S PKI, Netizen : Merinding
Sesudah itu, ada harga emas yang berukuran 100 gram dibuka dengan harga Rp85,51 juta,
250 gram seharga Rp213,51 juta, 500 gram sendiri senilai Rp426,82 juta, kita sampai pada emas yang terakhir seberat 1 kologram dan senilai lebih dari Rp853,6 juta.
Harga emas diatas sudah termasuk PPh 22 atas emas batangan sebanyak 0.45 persen bagi pemegang NPWP, sebaliknya pembeli yang tidak menyertai NPWP akan dikenakan biaya pajak yang lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Sementara itu harga emas pada perdangangan internasional yang berpacu pada acuan pasar COMEX atau disebutkan juga Commodity Exchange mengeras dikisaran 0.39 persen menjadi US$1.729,7 per troy ons.
Baca Juga: Sinopsis Film Pengkhianatan G30S/PKI, Brigadir Jendral D.I Pandjaitan Ditembak saat Berdoa
Untuk harga emas perdagangan spot naik dikisaran 0.22 persen atau ke US$1.730.21 per try ons pada pagi hari ini.
Pengamat Komoditas bernama Aristos Tjendra menyebutkan kelemahan dari sektor harga emas global sendiri masih disebabkan oleh sentimen yang sama, yaitu berupa tapeting Amerika Serikat di akhir tahun ini yang mendorong semua pasar mengalihkannya ke aset valas sehingga harga emas dalam dollar dibawah tekanan.
"Pada malam ini, sebuah data dari klaim tunjangan yang tidak bekerja atau pengangguran mingguan di AS sendiri dan sebuah data dari PDB final AS di kuarter kedua akan secepatnya dirilis supaya bisa menjadi pergerakan harga emas dipasaran.
Baca Juga: Polisi Ungkap Pelaku dan Penyebab Kebakaran Lapas di Tangerang
Emas sendiri bisa dibawah tekanan jika data data diatas menunjukan hasil yang sangat bagus dari perhitungan yang mendukung kebijakan penyempitan moenter AS, begitu juga sebaliknya," kata Ariston Tjendra.
Artikel Terkait
Cara Gunakan PeduliLindungi Saat akan Masuk Mall, Transportasi Umum, dan Tempat Ibadah
Mengenang Tragedi G30S PKI, Sejarah Kelam Bangsa Indonesia Hingga Pembunuhan 7 Perwira Pada 30 September 1965
Angka Kenaikan Covid di Singapura Melambung Tinggi, Kasus Kematian Akibat Covid pun Juga Melonjak
Begini Cara Mempertahankan Metabolisme Tubuh, Agar Tetap Selalu Fit
Sinopsis Ikatan Cinta 30 September 2021 : Al Jebak Peneror Keluarganya dengan Alat Penyadap, Akankah Berhasil?
Hari Kesaktian Pancasila 01 Oktober 2021 : Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila