Polisi Ungkap Pelaku dan Penyebab Kebakaran Lapas di Tangerang

photo author
Rizka Nurrul Fatimah, Liputan Bekasi
- Kamis, 30 September 2021 | 19:30 WIB
Ilustrasi kebakaran Lapas Tangerang. (shutterstock)
Ilustrasi kebakaran Lapas Tangerang. (shutterstock)

LIPUTAN BEKASI – Kebakaran hebat terjadi di Lapas Tangerang akibat korsleting listrik diarea tahanan pada Rabu, 8 September 2021.

Kejadian tersebut memakan korban yang berjumlah 41 napi tewas ditempat dan 8 tewas saat mendapat perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang, 8 napi luka berat, serta 72 orang lainnya luka ringan.

Baca Juga: Dinas Sosial Tangerang Selatan , Menindak Tegas Manusia Silver yang Masih Beraktifitas hingga Tindak Pidana

Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat meyakinkan bahwa kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang disebabkan karena pemakaian listrik melewati beban dari kapasitas daya yang ada, sehingga terjadi korsleting listrik.

“Korsleting listrik atau arus pendek itu terjadi akibat adanya arus listrik yang tidak sesuai dengan hambatan,” ujar Ade di Polda Metro Jaya pada Rabu, 29 September 2021.

Ade Hidayat mengatakan, arus listrik di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang tidak terkontrol akibat adanya daya tampung yang tidak sesuai antara arus listrik, berupa kabel dan beban, maka timbul percikan api.

Baca Juga: Heboh Anak Kecil Berusia 6 Tahun Membuka Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

“Beban yang sangat berat dipasang oleh kapasitas kabel tidak sesuai, mengakibatkan arus listrik tidak terkendali dengan hambatannya,” ujar Ade kembali.

Menurutnya, pemasangan instalasi tidak beraturan dan tidak terkendali dengan baik melalui MCB (Miniature Circuit Breaker) ikut memperburuk keadaan.

Umumnya kalau sudah masuk pada MCB ketika terjadi korsleting, seharusnya MCB akan turun.

Ade Hidayat menyampaikan unsur kecerobohan dalam kebakaran Lapas Kelas 1 Tangrang terpenuhi.

Dalam penyidikan, ditemukan adanya pemasangan instalasi listrik yang tidak sesuai dengan ketetapan, dan kelalaian orang yang diperintah untuk melakukan pemasangan.

Baca Juga: Memprihatinkan, Harga Telur Merosot Peternak Layer di Blitar Membagikan Telur Secara Cuma-Cuma

“Tidak adanya unsur kesengajaan, tetapi ini karena ada kelalaian. Apa lalainya?’ tanyanya.

“Dipasang aliran listrik yang tidak sesuai ketentuan dengan alat yang tidak tepat dan juga dipasang oleh orang yang bukan professional dibidangnya,” jawabnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X