LIPITANBEKASI.COM - Penyelenggaraan PON XX PAPUA 2021 akhir september mendatang mendapat dukungan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub).
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan sekitar 428 unit bus untuk mendukung penyelenggaraaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Perparnas) XVI di Papua.
Budi Setiyadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub melakukan peninjauan dukungan berupa kesiapan kapal yang akan mengangkut bus bantuan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada pertengahan Agustus lalu.
Pihak Kemenhub berencana akan memberikan dukungan salah satunya berupa bus dan pengemudi sebanyak 428 bus dan 472 awak bus.
Baca Juga: Komandan Kapal Induk AS Tegaskan Kebebasan Navigasi, Tensi Naik di Laut Natuna Utara
Dari total 428 unit bus tersebut terdiri dari 217 unit bus micro 19 seat merupakan pengadaan dan 211 unit bus medium 26 seat yang akan disewa.
“Untuk skema pemberangkatan bus akan kita kirim masing-masing dari Tanjung Priok menuju Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke dengan menggunakan KM Dharma Kencana VII dan KM Dharma Rucitra VII,” jelas Dirjen Budi dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis (12/8/2021).
Seluruh bus beserta awak bu kini sudah berada di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
Baca Juga: Hanya Di NTB Ikan Paus Bisa Naik Sepeda Motor
Pada pelaksanaannya nanti pola operasi bus yang digunakan saat pelaksanaan PON XX yaitu bus akan melekat kepada atlet dan ofisial dengan sistem shuttle.
“Selain itu untuk memberdayakan masyarakat lokal, maka rekrutmen 261 pengemudi bus pengadaan berasal dari penduduk Provinsi Papua,” jelasnya.
“Pengemudi yang direkrut akan diberikan pelatihan keterampilan mengemudi dan hospitality dalam pelayanan.Sementara pengemudi bus sewa berasal dari perusahaan bus yang disewa,” sambung Budi.
Sementara untuk dukungan Perparnas XVI, pihaknya akan menyiapkan sebanyak 120 unit bus mikro pengadaan (eks bus PON XX).
Artikel Terkait
Hanya Di NTB Ikan Paus Bisa Naik Sepeda Motor
Besok, Kepala Lapas Kelas Satu Tangerang Akan Diperksa Polisi
Dipo Alam Sentil Pemerintah: Bukan Mural yang Diberangus, PAHAM Kalian?,Ada Ancaman di Laut Natuna Utara
Komandan Kapal Induk AS Tegaskan Kebebasan Navigasi, Tensi Naik di Laut Natuna Utara