• Kamis, 23 September 2021

Komandan Kapal Induk AS Tegaskan Kebebasan Navigasi, Tensi Naik di Laut Natuna Utara

- Selasa, 14 September 2021 | 11:02 WIB
okasi Laut Natuna Utara  (/Reuters/Beawiharta)
okasi Laut Natuna Utara (/Reuters/Beawiharta)

LIPUTAN BEKASI - Dalam beberapa bulan terakhir, telah menjadi fokus dunia, berkuasanya Taliban di Afghanistan, Olimpiade Tokyo dan meningkatnya varian Delta dari virus corona.

Namun, kini Amerika Serikat dan Laut Natuna Utara kembali menjadi perhatian.

"Laut Natuna Utara di wilayah itu untuk kebebasan semua negara untuk bernavigasi di perairan internasional", ujar, Komandan kapal induk AS Laksamana Dan Martin yang ditempatkan disana.

Kapal perang AS USS Carl Vinson (CVN-70) berlayar di Laut Natuna di lepas pantai Indonesia Minggu pagi, 12 September 2021 di dekat tempat kapal survei China Haiyang Dizhi 10 telah beroperasi sejak akhir Agustus, menurut laporan lalu lintas laut global.

Baca Juga: Dipo Alam Sentil Pemerintah: Bukan Mural yang Diberangus, PAHAM Kalian?,Ada Ancaman di Laut Natuna Utara

Dikutip liputanbekasi.com dari Pikiran Rakyat dengan judul "Tensi Naik di Laut Natuna Utara, Komandan Kapal Induk AS Tegaskan Kebebasan Navigasi."

"Operasi kami di wilayah ini benar-benar merupakan ekspresi dari kesediaan kami untuk membela kepentingan kami dan kebebasan yang diabadikan dalam hukum internasional," kata Komandan kapal induk AS, Laksamana Dan Martin, dikutip dari Benar News, Selasa, 14 September 2021.

Kelompok penyerang kapal induk AS termasuk kapal induk USS Carl Vinson dan tiga kapal militer lainnya memasuki Laut Natuna Utara pekan lalu untuk melakukan “operasi keamanan maritim".

Baca Juga: Kelompok Hacker Mustang Panda Diduga Sukses Retas Situs BIN, Simak Sepak Terjang Kelompok Tersebut

Halaman:

Editor: Nurrijal Fahmi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Informasi Lokasi Sim keliling Hari Ini Jabodetabek

Rabu, 22 September 2021 | 09:41 WIB
X