Hari Tidur Sedunia, Pahami Sejarah Hingga Cara Agar Lebih Mudah Tidur

photo author
Ileny Rizky Dwiantari, Liputan Bekasi
- Jumat, 18 Maret 2022 | 17:30 WIB
Peringatan Hari Tidur Dunia atau World Sleep Day tahun 2022 jatuh pada hari ini, Jumat 18 Maret 2022.  (istimewa)
Peringatan Hari Tidur Dunia atau World Sleep Day tahun 2022 jatuh pada hari ini, Jumat 18 Maret 2022. (istimewa)

LIPUTANBEKASI.COM - World Sleep Day atau hari tidur sedunia diperingati pada hari ini, Jumat 18 Maret 2022.

Seperti yang dilansir dari  World Sleep Day, tahun 2022 ini mengusung slogan "Quality Sleep, Sound Mind, Happy World" (Tidur Berkualitas, Pikiran Sehat, Dunia Bahagia).
 
Tidur merupakan pondasi dari kesehatan. Tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, tidur yang berkualitas dapat mempengaruhi kesehatan mental dan batin manusia.
 
 
Organisasi nirlaba World Sleep Society yang berasal dari Amerika Serikat mengatakan bahwa peringatan tahunan hari tidur sedunia diadakan untuk menekankan isu-isu penting terkait tidur.
 
Pada perayaan tahunan 2022 ini, Work Sleep Society berharap masyarakat dapat mengurangi beban masalah tidur lewat pencegahan dan manajemen gangguan tidur.
 
Awal mulanya, pada tahun 2008 silam, hari tidur Sedunia dicetuskan oleh sekelompok tenaga kesehatan dari komunitas yang menekuni riset dan pengobatan terkait tidur.
 
 
Para profesional dan peneliti yang ahli dalam bidang kesehatan pertama kali berniat untuk menyuarakan pentingnya tidur yang berkualitas demi kesehatan manusia.
 
Hingga saat ini sudah lebih dari 88 negara di dunia telah berpartisipasi dalam hari tidur sedunia. 
 
Berdasarkan hasil studi ilmiah yang diperoleh di belakangan ini, World Sleep Society membagikan fakta-fakta terkait dampak tidur terhadap seluruh aspek kehidupan.
 
Beberapa fakta di antaranya ialah seseorang yang tidurnya berkualitas akan lebih waspada dan atraktif.
 
 
Selain itu, tidur yang berkualitas juga dapat memberikan dampak positif yaitu membuat seseorang menjadi awet muda.
 
Seseorang yang memiliki waktu tidur yang kurang walaupun hanya satu malam dapat berdampak negatif terhadap kemampuan belajar, rentang perhatian dan ingatan.
 
Tidur berkualitas secara rutin tanpa mendapatkan gangguan dapat menurunkan risiko diabetes, obesitas, penyakit kronis dan darah tinggi.
 
Beberapa kiat yang dapat dilakukan agar ebih mudah tidur diantaranya ialah mencoba untuk tidak menggunakan ponsel sebelum tidur.
 
 
Hal tersebut dilakukan demi menghindari cahaya dari layar ponsel yang dapat membuat seseorang sulit untuk tidur dan selalu terjaga di waktu malam.
 
Tak hanya itu, kiat selanjutnya adalah dengan mengosongkan pikiran. Singkirkan terlebih dahulu seluruh hal yang ada di dalam pikiran.
 
Lakukan latihan pernapasan dan lakukan aktivitas yang membuat lelah sepanjang hari juga dapat membantu untuk memudahkan tidur pada malam hari.
 
 
Selain itu, penggunaan aroma terapi di dalam kamar tidur juga dapat memberikan suasana yang menenangkan sehingga akan lebih mudah untuk memejamkan mata.***
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X