Negara Anggota G20 Sebagian Besar Hadapi Masalah Korupsi Politik

photo author
Muhammad Fadly A, Liputan Bekasi
- Rabu, 9 Maret 2022 | 16:30 WIB
 G 20 summit di Roma, Italia (Sumber foto : Pinterest/ Siecle Digital)
G 20 summit di Roma, Italia (Sumber foto : Pinterest/ Siecle Digital)

 

LIPUTANBEKASI.COM - Negara-negara anggota G20 dengan perekonomian terbesar di dunia, sedang menghadapi masalah serius dalam hal korupsi politik.
 
Karena hampir setengah anggota G20 mencatatkan indeks persepsi korupsi di bawah 50.
 
Chair Anti-Corruption Working Group C20 Dadang Tri Sasongko menjelaskan bahwa berdasarkan catatan Transparansi Internasional, 47 persen dari anggota G20 mencatatkan indeks di bawah 50.
 
Semakin kecil skala indeks itu maka temuan korupsi semakin banyak.
 
 
Menurutnya, G20 harus memberi perhatian terhadap masalah tersebut karena kelompok itu akan sangat memengaruhi kinerja pemberantasan korupsi sebagian besar negara-negara di dunia.
 
“Di negara-negara ini [G20] sedang ada problem serius, dan sebagian besar adalah korupsi politik,” ujar Dadang dalam konferensi pers Kick Off & Meeting C20 Indonesia, Selasa (8/3/2022) di Nusa Dua, Bali.
 
Adanya praktik korupsi otomatis akan memengaruhi aktivitas di negara-negara terkait.
 
 
Hal tersebut mendasari Dadang, melalui C20 untuk mendorong G20 agar menyoroti persoalan korupsi.
 
Upaya implementasi langkah pencegahan korupsi harus berjalan sesegera mungkin, terlebih di periode pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19.
 
“Ini tantangan besar bagi G20, bukan hanya mengangkat situasi persepsi korupsi anggotanya, tetapi karena mereka bertransaksi, berdagang, maka kinerja anti korupsi G20 sangat menentukan hitam putihnya negara-negara lain, yang sebagian besar tidak lebih baik dari negara lainnya,” tandasnya. (ATN) ***
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X