Korea Utara Kembali Meluncurkan Uji Coba Rudal, Abaikan Sanksi PBB?

photo author
Ismayanti, Liputan Bekasi
- Minggu, 30 Januari 2022 | 15:12 WIB
Foto hanya sebagai ilustrasi Korea Utara yang meluncurkan rudal untuk kesekian kalinya. (Pixabay/gfs_mizuta)
Foto hanya sebagai ilustrasi Korea Utara yang meluncurkan rudal untuk kesekian kalinya. (Pixabay/gfs_mizuta)

LIPUTANBEKASI.COM – Pagi ini, 30 Januari 2022 Korea Utara (Korut) kembali meluncurkan uji coba Rudal.

Uji coba Rudal yang dilakukan Korea Utara dilakukan dengan proyektil tidak dikenal ke arah laut timur Korea Utara.

Ini merupakan uji coba rudal yang ketujuh yang dilakukan negara dengan julukan Negeri Para Petapa tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber, Pemerintah Jepang mengatakan Korea Utara telah meluncurkan kemungkinan Rudal balistik, sementara Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melaporkan peluncuran proyektil tak dikenal.

Baca Juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Aku Bukan Jodohnya dari Tri Suaka

Awal tahun 2022 menjadi awal tahun tersibuk bagi Korea Utara, bagaimana tidak, sepanjang bulan Januari 2022 ini sudah 7 uji coba Rudal yang diluncurkan negara tersebut.

Dikabarkan, Korea Utara sudah tiga kali melakukan uji proyektil diduga Rudal tersebut pada pekan ke dua Januari 2022.

Sebelumnya pada tanggal 5 dan 11 Januari 2022, Korea Utara juga meluncurkan uji coba Rudal hipersonik yang mana peluncuran uji coba Rudal hipersonik pada 11 Januari lalu, diawasi langsung oleh Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara saat ini.

Baca Juga: 3 Resep Cemilan Berbahan Dasar Kulit Pangsit Super Pedas

Korea Utara telah dijatuhi sanksi oleh Dewan Keamanan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) sejak tahun 2006 akibat peluncuran uji coba nuklirnya.

Akibat sanksi yang dijatuhkan Dewan Keamanan PBB, membuat Korea Utara mengalami kesulitan dari segi ekonomi karena berkurangnya nilai jual beli ekspor ke Negara Tirai Bambu serta sekaligus serangan virus Covid-19 yang melanda dunia.

Namun, pada Kamis 20 Januari lalu, China dan Rusia memblokir dorongan Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi PBB pada Korea Utara sebagai tanggapan atas peluncuran Rudal baru-baru ini oleh Pyongyang.

Baca Juga: Resep Makanan Viral di TikTok Terbaru, Wajib Dicoba!

Blokir China datang sebelum pertemuan dewan tertutup baru di Korea Utara, juga diminta oleh Washington, dan diikuti oleh keputusan Rusia untuk menentang proposal Amerika Serikat. Demikian seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Jumat 21 Januari 2022.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X