• Senin, 23 Mei 2022

Kelaparan Sedang Mengancam Korea Utara di kala Pandemic Covid-19 Menyerang

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 06:10 WIB
Ilustrasi - Korea Utara. (/Reuters/Edgar Su)
Ilustrasi - Korea Utara. (/Reuters/Edgar Su)

LIPUTAN BEKASI -Ahli bidang dari hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa memperigati bahwa Korea Utara kini menjadi negara yang paling berisiko dilanda oleh bencana kelaparan dikarenakan penutupan wilayahnya demi mencegah pandemic masuk ke negara tersebut.

“kelompok yang sangat rentan, adalah anak-anak dan para lansia, yang terancam kelaparan,” ungkap pelapor khusus di bidang HAM PBB yaitu bernama Tomas Ojea Quintana, dalam laporannya yang terbaru seperti dikutip dari AFP, pada hari Rabu tanggal 13 Oktober kemarin.

Quintana pun menyarankan agar Dewan Keamanan PBB mempertimbangkan keputusan mereka Kembali dengan memberikan sanksi terhadap Korut akibat dari program nuklirnya itu.

Ia sendiri menegaskan bahwa sanksi DK PBB seharusnya tidak membuat rakyat biasa semakin sengsara di tengah krisis pangan yang melanda Korea Utara.

Baca Juga: Taliban Menemui Uni Eropa – AS, Afghanistan Dijanjikan Bantuan Sebesar 1.2 M Dollar Amerika

“sanksi yang diberikan oleh dewan keamanan dari PBB harus dikaji ulang dan dibuat seringan mungkin jika dibutuhkan agar dapat memberikan fasilitas bantuan kemanusiaan dan menyelamatkan nyawa manusia,” kata Quintana.

Laporan yang diberikan beberapa bulan setelah media propaganda di Korut, KCNA, juga mengakui bahwa negaranya itu yang dipimpin oleh Kim Jong-Un tersebut lagi mengalami krisis pangan pada bulan juni yang lalu.

Di bulan yang sama, Kim juga menyadari bahwa situasi pangan di Korut sangat mengkhawatirkan. Menurutnya, krisis pangan ini timbul akibat adanya bencana alam dan imbas dari penutupan wilayahnya untuk mencegah pandemic covid-19 .

Baca Juga: Ribuan Warga di Wuhan Melakukan Tes Darah untuk Meneliti Asal Usul Dari Covid-19

Halaman:

Editor: Nurrijal Fahmi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X