LIPUTAN BEKASI – Presiden Moldova Bernama Maia Sandu menangguhkan Jaksa Agung itu yang di dukung oleh partai oposisi Bernama Alexandru Stoianoglo yang ditahan oleh pasukan keamanan pada hari Selasa dalam kasus korupsi.
Sandu sendiri berhasil menduduki kursi kepresidenan dengan tiket ajaibnya yang berupa pemberantasan korupsi tahun lalu, serta pemerintahannya tersebut telah memprioritaskan pembersihan dikantor peradilan dan kantor kejaksaan.
Stoianoglo diangkat oleh presiden terdahulu yang pro Russia Bernama Igor Dodon, pada tahun 2019.
Ia seharusnya memberikan sebuah konferensi pers pada pukul 6 petang waktu setempat. Tetapi konferensi pers itu gagal dikarnakan pasukan keamanan bertopeng langsung memasuki kantor kejaksaan untuk menangkapnya.
Baca Juga: Bencana Topan Shaheen Hancurkan Oman, Sedikitnya 3 Orang Tewas
Ditempat yang terpisah, sebuah rekaman di televisi kemudia menunjukan bahwa Stoianoglo dibawa kerumahnya dan langsung ia disana digeledah. Ia didakwa dengan penyalahgunaan jabatan serta mendukung kelompok criminal Bernama Victor Furtuna, seorang jaksa dari penuntun negara yang memulai penyelidikan berbicara kepada wartawan saat itu.
“ini adalah sebuah hal yang baik serta penentuan oleh Presiden Maia Sandu,” imbuh Stoianoglo dalam sebuah komentar yang diberikan oleh media local tersebut. Ia sendiri akan ditahan, kantornya pun tidak bisa dihubungi untuk keterangan lebih lanjut.
Sebelumnya ia menyangkal telah membuat kesalahan dan mengungkapkan kantornya sendiri telah bekerja sesuai standar hukum yang berlaku di Moldova. Ia sendiri menuduh pemerintahan Sandu sedang berusaha menekan dia untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Baca Juga: Penuh Dengan Kontroversi Anti-LGBTQ, Nama Dari Teleskop Nasa Yang Baru Diprotes Oleh Para Astronom
Serdgiu Litvinenco Menteri Kehakiman pada hari selasa lalu menuduh Stoianoglo menjadi sebuah yang dapat dikendalikan ditangan para pejabat besar yang melakukan kasus kasus korup dan mencuri yang telah merampok Moldova selama beberappa decade terakhir.
Moldova sendiri adalah negara kecil berpenduduk 3,5 juta manusia dan berbatasan langsung dengan Rumania, anggota dari Uni Eropa yang dirundung oleh ketidakstabilan dan skandal korupsi dalam beberapa tahun kebelakang, termasuk hilangnya $1 miliar dari system perbankan.
“tepat hari ini kesalahan yang disebabkan serta tidak dapat diperbaiki lagi telah dilakukan penangkapan kepada mantan Jaksa Agung yaitu Stoianoglo,” kata Dodon.***
Artikel Terkait
Polisi mengungkapkan ada sedikitnya 6 orang tewas serta 41 orang luka-luka dalam bentrokan di Yahukimo
Ini Dia Beberapa Negara Terkecil yang Ada di Dunia, Negara apa Saja?
Inilah Daftar Negara Negara Terkotor di Dunia, Apakah Indonesia Termasuk ?
10 Cara Ampuh Mengobati Rematik Secara Sendiri
Eloknya Lebah 'Pelangi' Yang Berasal Dari Austalia, bahkan ia Sampai Bermigrasi ke Indonesia