Hampir 20% Asupan Oksigen Dialirkan Ke Otak, Cek Fakta Menakjubkan Seputar Otak Manusia Disini!

photo author
Maleeha Farida, Liputan Bekasi
- Rabu, 4 Januari 2023 | 19:54 WIB
Sistem Saraf Otak Manusia (Sumber: pexels.com)
Sistem Saraf Otak Manusia (Sumber: pexels.com)


LIPUTANBEKASI.COM - Otak merupakan salah satu organ dari tubuh manusia yang terletak di dalam kepala yang dilindungi oleh tengkorak.

Otak juga lebih sering dikenal sebagai sistem saraf pusat karena sel saraf yang membentuk otak manusia

Yup, otak manusia mengandung antara 50-100 miliar sel yang saling berhubungan (sinaps) dengan saraf lainnya.

Selain itu otak manusia terdiri dari triliunan sel otak dan setiap sel otak tampak seperti gurita yang kompleks. 

Tiap sel tersebut berhubungan dengan ratusan bahkan puluhan ribu sel yang lain dan mereka saling bertukar informasi. 

Dari triliunan sel otak tersebut, sekitar sepersepuluhnya berisi sel neuron atau sel saraf yang aktif.

Sel neuron atau sel saraf ini nantinya mampu membuat hingga 20.000 koneksi yang berbeda dengan sel-sel lain.

Baca Juga: Honda Berencana Meluncurkan Mobil Listrik Kecil N-Van Pada Tahun 2024

Neuron terletak di suatu tempat yang bernama glia atau sel-sel glia. Sel glia memiliki berbagai fungsi penting yaitu memberi gizi pada neuron.

Selain itu, sel glia juga menyelubungi neuron, melindungi otak dari bahan beracun dan menyingkirkan sisa neuron yang sudah mati. 

Sel-sel glia juga berkomunikasi satu sama lain secara kimiawi. Tanpa sel glia, mungkin neuron-neuron tidak dapat berfungsi secara efektif.

Jumlah sel yang banyak bukan penentu seseorang dikatakan cerdas, pintar atau jenius, namun karena koneksi antara sel saraf satu dan lainnya lah yang menentukan. 

Otak memerlukan kira-kira 1/5 jumlah darah yang dipompa oleh jantung, sebab otak menghabiskan sekitar 20% dari jumlah oksigen yang digunakan tubuh. Setetes darah memerlukan waktu kira-kira 7 detik untuk mengalir ke otak. 

Secara kasar 800 ml darah mengalir ke otak setiap menit, dengan 75ml yang berada dalam otak setiap saat. Sekitar 50 ml darah mengalir melalui 100gr otak setiap menit.

Kebutuhan tersebut dikarenakan otak hanya memiliki sedikit cadangan metabolik dan memperoleh energinya hampir semata mata dari glukosa gula. 

Baca Juga: Honda Berencana Meluncurkan Mobil Listrik Kecil N-Van Pada Tahun 2024

Karena otak normal tidak pernah istirahat-meskipun dalam kondisi tidur-maka persediaan oksigen dan glukosa harus dipertahankan
oleh aliran darah yang konstan. 

Karenanya tuntutan otak tetap sama baik pada saat orang istirahat, tidur, berpikir ataupun melamun (Charles R. Noback, Robert J Demarest).

Sistem saraf pusat merupakan pusat pengaturan informasi di mana seluruh aktivitas tubuh dikendalikan olehnya yang terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. 

Fungsinya antara lain yaitu menerima, memproses, menginterpretasikan, dan menyimpan informasi sensoris yang datang seperti info mengenai rasa, suara, bau, warna, tekanan pada kulit, kondisi organ internal.

Selain itu juga mengkoordinasi, mengirim pesan untuk otot, kelenjar, menafsirkan dan mengontrol interaksi antara individu dengan lingkungan sekitarnya.

Susunan saraf tulang belakang bermula dari otak lalu menjalar di sepanjang bagian tengah punggung dan dilindungi oleh tulang punggung.
 
Saraf tulang belakang berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan otak dengan bagian-bagian lain dari tubuh yang terletak di bawah leher. 

Saraf tulang belakang sendiri dapat menghasilkan beberapa perilaku tanpa bantuan apapun dari otak. 

Baca Juga: Honda Berencana Meluncurkan Mobil Listrik Kecil N-Van Pada Tahun 2024

Refleks saraf tulang belakang atau refleks spinal ini bekerja secara otomatis tanpa melibatkan usaha yang disadari. 

Sebagai contoh jika anda secara tiba-tiba menyentuh setrika panas, dengan segera anda akan menarik tangan dari setrika tersebut, sebelum otak anda memproses peristiwa yang telah terjadi.

Impuls saraf membawa pesan ke saraf tulang belakang (panas!) dan saraf tulang belakang mengirimkan perintah berupa impuls saraf ke otot tangan anda untuk menarik tangan agar jauh dari setrika. 

Refleks di bagian atas leher seperti bersin dan mengedipkan mata lebih melibatkan bagian bawah otak daripada saraf tulang belakang.

Jaringan saraf yang melandasi berbagai refleks tulang belakang berhubungan dengan jalur-jalur yang terbentang ke dan dari saraf tulang belakang, ke dan dari otak. 

Karena hubungan inilah refleks terkadang dapat dipengaruhi oleh pikiran dan emosi kita. 

Contoh ereksi pada pria, refleks tulang belakang dapat dihambat oleh kecemasan atau pikiran yang mengganggu dan dipicu oleh pikiran erotis.

Beberapa refleks dapat dikendalikan secara sadar. Jika konsentrasi, Anda mungkin dapat mengusahakan agar lutut anda tidak tertarik ketika diketuk, seperti yang biasanya terjadi secara normal. 

Demikian pula sebagian pria dapat belajar menunda ejakulasi. Ini merupakan bentuk refleks tulang belakang lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X