Delapan Tanda Autisme Pada Wanita Yang Jarang Diketahui

photo author
Rita Sri Wahyuni, Liputan Bekasi
- Selasa, 3 Januari 2023 | 22:02 WIB
Autisme mempengaruhi sekitar satu dari 100 orang di Inggris  (thesun.co.uk )
Autisme mempengaruhi sekitar satu dari 100 orang di Inggris (thesun.co.uk )
LIPUTANBEKASI.COM - Selama bertahun-tahun para ahli salah percaya bahwa autisme hanya menyerang anak laki-laki.
 
Ini berarti ratusan ribu wanita dan anak perempuan dengan kondisi perkembangan telah menjalani seluruh hidup mereka tanpa terdiagnosis.
 
Autisme adalah kondisi perkembangan seumur hidup yang tidak dapat disembuhkan yang mempengaruhi cara orang memandang dunia dan cara mereka berinteraksi dengan orang lain.
 
Ini mempengaruhi sekitar satu dari 100 orang di Inggris dan tiga sampai empat kali lebih sering terjadi pada anak laki-laki daripada anak perempuan.
 
Anak perempuan sering didiagnosis lebih lambat daripada anak laki-laki, jadi lewatkan kesempatan untuk mendapatkan dukungan awal.
 
Apa saja tanda dan gejala austim pada wanita?
Gejala autisme pada wanita tidak jauh berbeda dengan pria.
 
Namun, para peneliti percaya bahwa wanita dan anak perempuan lebih cenderung menyamarkan atau menyembunyikan gejalanya daripada pria.
 
NHS menyatakan bahwa sulit untuk mengetahui apakah wanita autis, karena perilaku mereka tidak diucapkan seperti pria yang mungkin memiliki kondisi tersebut.
 
1. Gangguan mood
Psikoterapis autis Sharon Kaye-O'Connor mengatakan kepada Insider bahwa wanita dengan autisme lebih mungkin mengalami masalah seperti kecemasan dan depresi .
 
Seringkali wanita akan mencoba dan menutupi gejala-gejala ini, yang menyebabkan kelelahan .
 
NHS menyatakan wanita sering belajar menyembunyikan tanda - tanda autisme agar 'cocok' dengan meniru orang yang tidak memiliki autisme.
 
2. Kebutuhan akan kepastian
Memiliki keinginan untuk kepastian adalah tanda lain dari autisme yang mungkin ditunjukkan oleh wanita, Lister Brooks, direktur klinis dari National Autistic Society di Inggris, menjelaskan.
 
Ini kemudian dapat membuat mereka merasa cemas ketika mereka tidak dapat mengontrol hasil dari suatu situasi, tambah Lister.
 
 
3. Dis-regulasi emosional
Lister menjelaskan bahwa terkadang, wanita autis sulit mengendalikan emosinya.
 
Ini bisa berarti mereka berjuang untuk mengidentifikasi apa yang mereka rasakan, seringkali menghubungkan gejala fisik dengan kesejahteraan emosional mereka, tambahnya.
 
4. Kelebihan sensorik
Jika Anda kesulitan melihat, mendengar, atau mencium, maka ini juga merupakan tanda autisme pada wanita, kata Lister.
 
Bagi mereka yang menderita, ini bisa menjadi luar biasa, membuat mereka merasa kesal.
 
 
5. Minat yang terfokus
Jessica Myszak, seorang psikolog berlisensi dan direktur The Help and Healing Center mengatakan "Minat khusus mereka mungkin tampak sangat khas, membaca, acara televisi tertentu, tetapi kedalaman pengetahuan dan waktu mereka dihabiskan untuk topik ini jauh lebih banyak daripada yang Anda lihat pada wanita neurotipikal".
 
6. Merasa berbeda
Wanita yang berjuang dengan autisme mungkin merasa seolah-olah mereka harus menyembunyikan siapa mereka sebenarnya dan berjuang untuk mengetahui apa yang membuat mereka berbeda, jelas Kaye-O'Connor.
 
Agar cocok, mereka mungkin mencoba dan mengadaptasi kepribadian yang sama dengan orang-orang di TV, tambahnya.
 
NHS menyatakan bahwa wanita autis juga mungkin lebih pendiam dan berusaha menyembunyikan perasaannya.
 
 
7. Berjuang dengan persahabatan
Berurusan dengan interaksi sosial bisa menjadi perjuangan bagi penderita autisme, kata para ahli.
 
Lister Brook mengatakan wanita dengan autisme dapat menjalin persahabatan yang bermakna, tetapi menambahkan bahwa persahabatan ini seringkali terasa seperti kerja keras.
 
8. Kelelahan sosial
Myszak mengatakan wanita autis seringkali merasa perlu bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil yang sama seperti orang lain.
 
Ini bisa terjadi dalam hal pekerjaan atau pertemanan, yang sering kali menyebabkan kelelahan sosial.
 
NHS menyatakan bahwa Anda harus menemui dokter jika Anda merasa autis.
 
Bimbingan menyatakan "Jika Anda sudah menemui ahli kesehatan, seperti dokter atau terapis lain, Anda dapat berbicara dengan mereka.
 
"Didiagnosis dapat membantu Anda mendapatkan dukungan tambahan yang mungkin Anda butuhkan."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hani Subakti

Sumber: thesun.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X