LIPUTANBEKASI.COM - Dengan kecanggihan teknologi dan perkembangan video game, orang semakin sulit untuk melepaskan ponsel atau gadget mereka.
Kebiasaan yang dimiliki kebanyakan orang ini telah menyebabkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menambahkan gangguan permainan ke klasifikasi penyakit internasional.
Sebuah studi menemukan bahwa video game dapat mempengaruhi kesadaran sosial pengguna saat bermain.
Selain itu, terlalu banyak bermain video game seringkali mengurangi empati Anda.
Menurut Monica Jackman, seorang terapis okupasi di Florida, empati adalah fondasi utama untuk kesadaran sosial, koneksi sosial, pembangunan hubungan, dan realisasi selanjutnya dari perilaku prososial.
Tanpa empati, orang dewasa dan anak kecil cenderung mengabaikan mereka yang membutuhkan dan menyesal setelah melakukan sesuatu yang menyakiti seseorang.
Orang yang kurang empati cenderung meremehkan dan menertawakan orang lain.
Baca Juga: Subsidi BBM Tepat Sasaran, Pertamina Ajak Masyarakat Segera Mendaftar
Menurut dokter Amerika David Hill, bermain video game bukanlah cara yang tepat untuk mempromosikan empati, tetapi game dapat dimainkan oleh banyak orang untuk tetap berhubungan.
“Saya percaya cara terbaik untuk meningkatkan empati adalah kontak tatap muka dengan manusia lain, terutama dengan bimbingan orang tua dan anggota keluarga yang mungkin membantu anak-anak untuk memahami situasi yang mereka hadapi,” katanya.
Mungkin menganjurkan permainan yang menyampaikan pesan positif dan membantu membangun keterampilan hidup yang berharga dapat membantu anak-anak mengembangkan empati dalam waktu dekat.
Baca Juga: Guru Besar Unlam Soroti Pentingnya Keseimbangan Perekonomian Antar Wilayah di Sekitar IKN
Tetapi baik Jackman maupun Hill berpendapat bahwa orang tua memiliki kesempatan terbaik untuk mengajarkan empati kepada anak-anak mereka.
Artikel Terkait
Dampak Buruk Terhadap Anak Jika Orang Tua Pilih Kasih, Kenali Tanda-Tandanya
Pipi Bocah Diduga Ditempel Keknalpot oleh Seorang Remaja di Cirebon, Orang Tua Korban Lapor ke Polisi
Inilah Amalan Agar Kubur Orang Tua Bercahaya Menurut Syekh Ali Jaber
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Makna Bil Walidaini Ihsana atau Akhlak Kepada Orang Tua
Rachel Vennya Klarifikasi, Bicarakan Masa Lalu: Korban Bully Akibat Perceraian Orang Tua
Simak Pahala Shalat Tarawih di Malam Kedua Ramadhan, Bisa Mengampuni Dosa-Dosa Kedua Orang Tua
Orang Tua Baru Wajib Tahu 17 Produk yang Harus Disiapkan Sebelum Memiliki Bayi
Ceramah Buya Yahya, Hutang Kepada Orang Tua Disedekahkan Kepada Ahli Waris, Bolehkah?
Anak Mempunyai Masalah Pengelihatan, Inilah Tips untuk Orang Tua agar Anak Tidak Mengalami Gangguan Kesehatan
Orang Tua Perlu Tahu Bahwa di Lingkungan Keluarga ada Bullying Antar Saudara Kandung, Berikut Penjelasannya