LIPUTANBEKASI.COM - Banyak orang tua masih merasa sulit untuk memahami yang mana bullying dan persaingan saudara kandung sering terjadi.
Mereka terlihat sama, tetapi mereka berbeda. Konflik saudara kandung yang normal adalah dua arah, membantu anak-anak belajar bagaimana memecahkan masalah dan membangun ketahanan.
Bullying pada saudara kandung, di sisi lain, bersifat sepihak dan biasanya dengan sengaja dimaksudkan untuk menyinggung orang lain.
Penindas sebenarnya tahu itu menyakitkan tetapi memilih untuk melanjutkan seperti kekuatan yang dinamis.
Baca Juga: Hal Apa yang Bisa Membuat Hati Tenang? Berikut 5 Cara Menenangkan Hati dan Pikiran
Tentu saja, sebagai orang tua, kita perlu membantu anak-anak kita dengan mencoba memahami apa yang terjadi, bukan hanya membentuk perilaku mereka.
Namun, pakar hubungan dan pengasuhan anak, Wendy Walsh, mengatakan itu tidak mudah untuk dihadapi.
"Dalam keluarga yang tidak memiliki keterampilan resolusi konflik yang baik, dan bagi orang tua yang belum mencontoh regulasi emosional itu sendiri, mereka tidak selalu diperlengkapi untuk mengenali perilaku semacam ini sebagai intimidasi sejati," kata Wendy, dilansir LiputanBekasi.com dari Healthline.
Baca Juga: Liburan Seru ke 3 Negara Asia, Singapore Malaysia dan Thailand
Artikel Terkait
Jangan Minum Boba Berlebihan, Inilah 5 Dampak Buruk Boba Bagi Kesehatan Kamu
5 Makanan yang Bagus dan Merawat Usus Besar Kamu, Ada Yogurt Juga Loh
Inilah 5 Manfaat Ikan Mujair yang Bagus Bagi Kesehatan Badan Kamu
4 Dampak Pemanasan Global Terhadap Lingkungan, Anda Wajib Tahu!
3 Jenis Junk Food di Indonesia yang Tidak Disarankan Untuk Dikonsumsi Setiap Hari
Biokatan Produk Herbal Penyembuh Luka Dari Depok, Bersaing Di Pasar Herbal Nasional
Kamu Ingin Menjadi Penulis Profesional? Gali Potensi Kamu dengan Melakukan 3 Hal Berikut
Kamu Punya Masalah dengan Pasangan Kamu? Simak 6 Cara untuk Meredakan Konflik dengan Pasangan
Hal Apa yang Bisa Membuat Hati Tenang? Berikut 5 Cara Menenangkan Hati dan Pikiran