LIPUTANBEKASI.COM – Ada larangan dalam Psychological First Aid atau PFA yang harus diperhatikan agar tidak dilakukan, menurut George S. Everly, Jr., dalam Psychology Today.
Larangan dalam PFA ini berguna sebagai pedoman dalam melakukan PFA agar tujuan PFA untuk menstabilkan, mengurangi, dan memfasilitasi dapat tercapai.
Menstabilkan berarti mencegah stres yang dialami seseorang memburuk.
Mengurangi berarti meredam stres akut yang mungkin dimiliki seseorang.
Baca Juga: 3 Cara dalam Melakukan Psychological First Aid, Yuk Kita Simak
Memfasilitasi berarti memberikan akses atau informasi untuk perawatan lanjutan bagi seseorang dengan stres jika dibutuhkan.
Untuk memenuhi tujuan tersebut, ada delapan larangan dalam PFA.
1. Jangan terbawa oleh suasana
Baca Juga: PPKM Level 3 di Jakarta, Bagaimana Tentang PTM dan CFN?
Dalam melakukan PFA, harus diingat bahwa dalam mengatasi stres, ketenangan dan kepercayaan diri adalah hal yang penting untuk dimiliki.
Dengarkan cerita seseorang dengan baik dan jangan sampai terbawa dengan ceritanya.
2. Jangan memotong cerita seseorang
Baca Juga: 3 Prinsip Utama Psychological First Aid, Salah Satunya Mendengarkan
Mendengarkan cerita seseorang dengan baik berarti mendengarkan secara aktif, dalam artian tidak boleh memotong cerita yang belum selesai sekalipun itu untuk memberikan respons.
Memotong cerita bisa dilakukan jika kita merasa orang yang bercerita terlihat semakin tertekan saat melanjutkan ceritanya.
Artikel Terkait
5 Rekomendasi Drama Korea tentang Kesehatan Mental
Kenali OCD, Gangguan Mental dalam Drama Korea It’s Okay That’s Love
Kesehatan Mental, dari Definisi hingga Cara Menjaga
Mengenal Psychological First Aid, Tak Kalah Penting dari Physical First Aid
3 Prinsip Utama Psychological First Aid, Salah Satunya Mendengarkan
3 Cara dalam Melakukan Psychological First Aid, Yuk Kita Simak