Kenali OCD, Gangguan Mental dalam Drama Korea It’s Okay That’s Love

photo author
Nabila Putri Prayudi, Liputan Bekasi
- Senin, 31 Januari 2022 | 20:33 WIB
Bathtub tempat Jang Jae Yeol tidur dengan rak berisi buku tersusun rapi (Tangkapan layar video YouTube/The Swoon)
Bathtub tempat Jang Jae Yeol tidur dengan rak berisi buku tersusun rapi (Tangkapan layar video YouTube/The Swoon)

LIPUTANBEKASI.COM – It’s Okay That’s Love merupakan salah satu drama Korea yang membahas tentang kesehatan mental, yang tayang pada tahun 2014.

Drama It’s Okay That’s Love meraih penghargaan dari Korean Society for Schizophrenia Research karena isu kesehatan mental yang dibawanya, ditambah dengan penghargaan dari Asia Rainbow TV Awards 2016 sebagai Drama Inspirasional Terbaik.

It’s Okay That’s Love bercerita tentang kisah penulis ternama sekaligus radio DJ Jang Jae Yeol (diperankan oleh Jo In Sung) dan psikiater Ji Hae Soo (diperankan oleh Gong Hyo Jin), yang sama-sama memiliki trauma dan berusaha untuk sembuh.

Jang Jae Yeol di sini mengidap gangguan mental OCD yang telah diketahui oleh dirinya sendiri sejak awal, dan didiagnosis menderita skizofrenia seiring dengan berjalannya alur drama.

Baca Juga: Lirik Lagu CHRISYE dari Diskoria, Laleilmanino, dan Eva Celia

Sebenarnya apa sih OCD itu?

Mengutip dari alodokter, OCD adalah gangguan mental yang menyebabkan penderitanya merasa harus melakukan suatu tindakan secara berulang-ulang, yang apabila tidak dilakukan, maka penderita akan diliputi kecemasan atau ketakutan.

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang memiliki OCD antara lain.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Drama Korea tentang Kesehatan Mental

Menderita gangguan mental, memiliki keluarga yang menderita OCD, atau pernah mengalami peristiwa yang tidak menyenangkan.

Gejala OCD biasanya berupa pikiran yang mengganggu secara terus-menerus (obsessive) dan perilaku yang berulang-ulang (compulsive), dan bisa jadi penderita memiliki kedua gangguan tersebut atau hanya salah satu.

Jang Jae Yeol dalam It’s Okay That’s Love menunjukkan gejala OCD dengan kebiasannya yang hanya bisa tidur dengan nyenyak dan nyaman di dalam bathtub (bak mandi), yang menunjukkan perilaku berulang-ulang (compulsive).

Baca Juga: Inilah Lirik Lagu Mesin Waktu Milik Budi Doremi yang Berhasil Mengantarkan Danar (Finalis X Factor Indonesia)

Apabila Jang Jae Yeol tidak tidur di dalam bak mandi, maka dia akan mengalami mimpi buruk ketika tidur, yang menunjukkan adanya pikiran yang mengganggunya secara terus-menerus (obsessive).

Penyebab Jang Jae Yeol memiliki OCD adalah peristiwa tidak menyenangkan di masa lalu, yang menimbulkan trauma dalam dirinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X