Psikolog Susan Pinker mengatakan, bahwa saat berkomunikasi, tubuh kita menghasilkan neurotransmitter yang bertugas dalam mengatur respons terhadap stres dan kecemasan.
Hal tersebut membuktikan bahwa berkomunikasi dengan orang lain dapat membantu seseorang lebih tangguh saat menghadapi stres.
Ketiga, berusahalah untuk menghargai diri sendiri dengan tidak membandingkan diri dengan orang lain, perlakukan diri sendiri seperti kita memperlakukan orang lain yang kita sayangi, dan berusaha untuk bersyukur serta melihat sisi positif dari suatu masalah.
Baca Juga: Waspadai Whatsapp Aero, di Balik Kelebihan Fitur Ada Ancaman Diretas
Jika merasa memiliki gangguan pada kesehatan mental, atau ada orang-orang di sekitar yang memiliki gangguan kesehatan mental, jangan malu untuk mencari bantuan kepada profesional seperti psikolog atau psikiater.***
Artikel Terkait
5 Rekomendasi Drama Korea tentang Kesehatan Mental
Kenali OCD, Gangguan Mental dalam Drama Korea It’s Okay That’s Love
Skizofrenia dalam Drama Korea It's Okay That's Love, Awas Spoiler
Autisme dalam Drama Korea It’s Okay to Not Be Okay, Akting Menakjubkan dari Oh Jung Se
Antisosial, Gangguan Kepribadian dalam Drama Korea It’s Okay to Not Be Okay