PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi Hentikan Produksi Air Minum : Air Kali Tercemar Limbah

photo author
Anggie Ayuni Nurfakhirah, Liputan Bekasi
- Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:26 WIB
PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi
PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi

LIPUTAN BEKASI – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Patriot Kota Bekasi melakukan penghentian proses memproduksi pada Rabu, 20 Oktober 2021.

Hal ini dilakukan disebabkan karena adanya pencemaran air di Kali Bekasi yang diketahui merupakan sumber air baku perusahaan air minum milik Pemerintah Kota (Pemkot Bekasi).

Baca Juga: WOM Finance dan BAZNAS Gelar Khitanan Massal di Bekasi

Adapun keterangan dari Direktur Utama PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi, Solihat Papak yang mengatakan bahwa kualitas air di Kali Bekasi semakin memburuk.

Ia juga mengatakan bahwa pencemaran air di Kali Bekasi sudah melewati ambang batas dari normalnya.

Solihat juga menyampaikan bahwa air di Kali Bekasi mengandung banyak zat beracun, seperti besi dan tembaga.

Baca Juga: Mobil Truck Pembawa Rongsok Ambruk, Akibat Jalan Rusak di Rumbia - Pebayuran

Hal tersebut akan sangat membahayakan jika dikonsumsi oleh masyarakat terutama pelanggannya.

"Beberapa jam lalu kita terpaksa menghentikan produksi karena ambang batas air baku kita itu sudah begitu buruk," jelas Solihat.

Solihat juga menambahkan bahwa kondisi saat ini memaksanya untuk menghentikan produksi air minum itu.

Baca Juga: Polisi Menciduk Oknum Ormas yang Menghina Suku Betawi, Kabur ke Luar Kota Usai Melakukan Penghinaan

Hal itu merupakan langkah yang paling tepat untuk dilakukan agar tidak membahaykan siapapun.

Tentu saja, pihak PDAM tidak ingin mengambil risiko yang dapat membahaykan kesehatan 31 ribu pelanggannya.

"Ya kita punya aturan, jadi kalau hasil produksi kita di bawah baku mutu, tidak sesuai Permenkes 492, kita harus hentikan karena berbahaya," ucapnya.

Baca Juga: Viral, Bocah SMP Miliki Nama Unik Di Sumsel

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X