LIPUTAN BEKASI – Pada masa pandemi COVID-19 seperti saat ini para kader Posyandu Dahlia 18, Kel. Burangkeng Kec. Setu, Kab. Bekasi justru terus menghidupkan posyandu.
Kader Posyandu Dahlia 18, Nurmin memberikan keterangan terkait pelaksanaan pelayanan posyandu sudah mulai dilakukan rutin setiap sebulan sekali kembali, Sabtu (9/10/2021).
“Pelaksanaan posyandu setiap bulan biasanya setiap tanggal 21 dengan jam operasional 08.00 sampai 11.00,” jelas Nurmin.
Nurmin juga mengatakan bahwa posyandu tersebut masih didukung oleh puskesmas setempat dan peran para kader untuk aktif kembali.
Baca Juga: Mesum Di Siang Bolong 30 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Di Kabupaten Bekasi
“Penanggung jawab posyandu ini pun Bu Atika Cantika dari puskesmas dan puskesmas masih memberikan pelatihan untuk para kader disini,” ucapnya.
Namun, fasilitas yang dimiliki oleh Posyandu Dahlia 18 masih kurang memadai untuk mendukung jalannya pelayanan posyandu.
Nurmin menambahkan bahwa di Posyandu Dahlia 18 hanya terdapat 3 buah meja dari 5 meja standar yang harus dimiliki posyandu, pengukur suhu badan, dan pengukur tinggi badan yang sudah rusak.
Meski demikian, masyarakat sudah mulai antusias kembali untuk datang ke posyandu tersebut secara rutin setiap bulannya untuk memeriksakan anaknya walaupun di masa pandemi seperti ini.
Terlebih lagi masyarakat yang memiliki kesadaran terkait kondisi anaknya yang tumbuh tidak sama dengan anak lain yang seumuran dengan anaknya.
“Alhamdulillah banyak yang datang ke posyandu untuk mengecek kesehatan anak-anaknya walaupun masih ada yang belum tertarik datang tapi setidaknya sudah ada.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Mewajibkan Vaksin Covid-19 Dosis Tiga Pada Guru
Apalagi terkait anak-anaknya yang tidak tumbuh seperti anak pada umumnya yang seumuran dengan anaknya, ibu-ibu mulai khawatir,” tutur Nurmin, Sabtu, (9/10/2021).
Artikel Terkait
3 Negara dengan Tingkat Populasi Penduduk yang sangat Rendah, Ada Negara Apa Saja?
Kecelakaan Kereta di Tunisia, 33 orang Mengalami Luka-luka
Hubungan China - Taiwan Kembali Memanas, Bahkan Klaim Siap Melakukan sebuah Peperangan
Dari Inggris Hingga Mesir, ini 5 Negara yang mulai membukakan pintu untuk WNI
Krisis dari Energi Global Memicu Naiknya Harga Batu Bara di Seluruh Dunia
Dampak Letusan Gunung Ile Lewotolok, Penerbangan Menuju Bandara Wunopitu Dikurangi