LIPUTAN BEKASI - Diajang Paralimpiade Tokyo 2020 Kontingen Indonesia berhasil melewati batas medali yang ditargetkan. Pasukan Merah Putih berhasil mendapatkan 2 Medali Emas, 3 Perak dan 4 Perunggu.
Pesta olahraga terbesar Atlet Disabilitas ini, Kontingen Indonesia berada diperingkat 43 dimana tahun ini lebih baik dari Paralimpiade 2016 silam. 2 Medali emas Kontingen Indonesia diraih atlet Ganda Putri dan Ganda Campuran.
Baca Juga: Lanjutan Laga Liga 1 Digelar di Stadion Wibawa Mukti, Persela Lamongan vs PSIS Semarang
Ganda Putri Kontingen Indonesia, Leani-Khalimatus meraih medali emas setelah mengalahkan wakil China Cheng He Fang-Ma Hui Hui dalam laga final di Yoyogi National Stadium, Tokyo, 4 September 2021.
Diganda Campuran juga Indonesia menambah medali emas yang didapatkan setelah Hary Susanto dan Leani Ratri memenangkan pertandingan badminton melawan wakil Prancis Lucas Mazur/Faustine Noel di Yoyogi National Stadium, Tokyo, pada 5 September 2021 , dengan skor 23-22, 21-17.
Baca Juga: Kylian Mbappe, Pemain Yang Mempunyai Semua Kualitas Dan Pemain Masa Depan Los Blancos
Leani Ratri juga meraih perak nomor tunggal putri setelah dikalahkan tunggal dari Cina, heng Hefang, dengan skor 19-21, 21-17, 16-21.
Catatan ini juga yang menjadikan sejarah untuk Kontingen Indonesia, sudah 40 tahun puasa medali emas dipentas olahraga terbesar ini, dan pada Paralimpiade Tokyo 2020 akhirnya Kontingen Indonesia menambah sejarah mengikuti pendahulunya di Olimpiade Tokyo 2020 mendapat medali emas.
Artikel Terkait
Stadion Wibawa Mukti Pastikan Gelar Lanjutan Liga 1
Resep Masakan Pampis Tongkol Pedas Khas Manado, Enak dan Lezat
Kylian Mbappe, Pemain Yang Mempunyai Semua Kualitas Dan Pemain Masa Depan Los Blancos
Lanjutan Laga Liga 1 Digelar di Stadion Wibawa Mukti, Persela Lamongan vs PSIS Semarang