LIPUTANBEKASI.COM – Burung Namdur, arsitek cerdas bersayap dari Papua.
Burung yang memiliki nama ilmiah Amblyornis inornatus ini merupakan endemik pulau New Guinea dan daratan Australia.
Sementara sebagian besar burung membangun sarangnya di pohon, burung ini membangun sarangnya di tanah datar di dalam hutan.
Burung namdur membangun sarangnya di atas tanah dengan bentuk yang seunik mungkin.
Dilengkapi dengan semacam teras yang dihiasi dengan berbagai benda, sehingga akan menarik betina saat musim kawin tiba.
Burung namdur merupakan salah satu satwa yang menarik perhatian masyarakat karena selain alamnya yang indah.
Banyak di antaranya yang memiliki ciri karismatik dan menjadi indikator penting upaya konservasi.
Di antara berbagai ciri burung ini, ada beberapa yang bisa membuat takjub.
Salah satunya adalah burung namdur, burung kecil dari famili Ptilonorhynchidae Yang terdiri dari 20 spesies.
Burung namdur atau juga disebut dengan burung kucing hanya ditemukan di Australia dan pulau New Guinea (Indonesia dan Papua Nugini).
Ada sembilan spesies di Indonesia, dua di antaranya endemik di provinsi Papua.
Keduanya adalah namdur dahi emas (Amblyornis flavifrons) atau dikenal juga sebagai golden-fronted bowerbird
Satunya lagi adalah namdur polos (Amblyornis inornata) yang juga dikenal dengan nama vogelkop bowerbird.
Namdur dahi emas dan namdur polos merupakan satu di antara 557 jenis burung dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 Tahun 2018.
Artikel Terkait
Temukan 23 Jenis Burung di Hutan Mangrove Muaragembong di Hari Sungai Sedunia, oleh The Home River Bioblitz