Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sejumlah 2.219 warga mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru.
Para pengungsi disebar ke 12 titik lokasi yang telah disiapkan.
Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim masih berkoordinasi dengan Gubernur Lumajang.
Khofifah juga berkoordinasi dengan BPBD Jatim untuk segera turun melakukan evakuasi dan mendirikan dapur umum.
Sesuai koordinasi dengan Bupati Lumajang dapur umum akan ada di Pronojiwo.
Lebih khusus pada daerah yang dekat dengan Desa Supit Urang yang terdampak erupsi paling parah.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pos Pengamatan Gunung Semeru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa Gunung Api Semeru.
Yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Minggu 4 Desember 2022 dini hari.
Kolam abu mati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal di bagian tenggara dan selatan.
Sementara letusan Gunung Semeru terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi 0 detik.***
Artikel Terkait
Pria Menendang Sesajen di Gunung Semeru, Bupati Lumajang Geram Naik Darah
Aksi Pria Menendang Sesajen di Semeru, Ketua MUI Cholil Nafis : Dakwahlah dengan Hikmah Bukan Merendahkan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Sentil Pelaku Pria Menendang Sesajen di Gunung Semeru
Semeru Erupsi Siaga Level 3, Terjadi 30 Gempa Dalam 6 Jam
Tepat Satu Tahun Lalu Kali Ini Semeru Kembali Erupsi, Status Naik Menjadi Awas