Tepat Satu Tahun Lalu Kali Ini Semeru Kembali Erupsi, Status Naik Menjadi Awas

photo author
Brama Samudera Jurnalista, Liputan Bekasi
- Minggu, 4 Desember 2022 | 16:58 WIB
erupsi Gunung Semeru (instagram bnpb Indonesia)
erupsi Gunung Semeru (instagram bnpb Indonesia)

LIPUTANBEKASI.COM- Mahameru atau Semeru  gunung tertinggi di Pulau Jawa Ini kembali Erupsi dan muntahkan lava pijar. Warga diminta Jauhi area semeru sejauh 8 hingga 19 kilometer dari puncak.

Terpantau warga segera bergegas menjauh dari pemukiman menuju tempat aman . Aktivitas awan panas guguran masih berpotensi terjadi serta aliran lava dari kawah semeru sehingga BNPB tetap menetapkan lv 4 atau waspada hingga hari ini.

Terjadi beberapa kali erupsi Semeru yang tercatat sejak 3 bulan lalu. Karakter letusan eksplosif yang dapat menghancurkan kawah lava terjadi 3-4 jam sekali.

Awan panas guguran terpantau meluncur dari kawah Jonggring Saloko dengan jarak luncuran sejauh tujuh kilometre dengan amplitudo maksimal 35 milimeter.

Erupsi semeru juga meluncurkan abu berwarna kelabu pekat dari puncak kawah dengan intensitas sedang hingga tebal.

Awan abu berhembus ke arah tenggara dan selatan dengan tinggi 1,5 kilometer di atas puncak. Sejumlah warga yang berada disekitar gunung Semeru  mengungsi  ke tempat yang aman dan jauh dari area erupsi.

Terpantau sudah terjadi delapan kali gempa letusan dengan amplitudo 18 hingga 22 milimeter dan terjadi dengan waktu 65 hingga 120 detik. Gempa ini terjadi dalam rentang enam jam terakhir.

Dari dusun Kajar Kuning desa Sumberwuluh, kecamatan Candipuro, Lumajang awan panas awan panas guguran masih terus meluncur deras. 

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)menyatakan status Gunung Semeru yang berlokasi di Jawa Timur  pada Minggu 4 Desember 2022 telah dinaikan dari sebelumnya level 3 siaga menjadi  level 4 awas.

Kepala PVMBG Hendra Gunawan meminta tidak ada aktifitas  dalam radius delapan kilometer dari puncak dan sektoral  arah tenggara yakni Besuk Kobokan dan Kali Lanang sejauh 19 kilometer dari puncak.

PVMBG mencatat pada minggu 4 Desember 2022 terjadi erupsi yang disertai awan panas guguran yang terjadi di Gunung Semeru pada pukul 02.46 WIB dengan tinggi kolom erupsi  mencapai 1.500 meter dari puncak.

Hendra menjelaskan erupsi kali ini  menunjukan aktivitas awan panas Gunung Semeru masih sangat tinggi.

“Selain berpotensi terjadinya awan panas kekhawatiran akan terjadinya banjir lahar dingin sangat tinggi, mengingat curah hujan yang tinggi di Gunung Semeru,” ucap Hendra.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Arifka Brilliana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X