7 Bangunan Penerima Anugerah Cagar Budaya Kota Bandung yang Masih Terawat dan Lestari

photo author
Andini P., Liputan Bekasi
- Rabu, 30 November 2022 | 17:05 WIB
7 Bangunan Penerima Anugerah Cagar Budaya Kota Bandung yang  Masih Terawat dan Lestari
7 Bangunan Penerima Anugerah Cagar Budaya Kota Bandung yang Masih Terawat dan Lestari

rumah sakit untuk membangun rumah tinggal para pegawai dan fasilitas kesehatan
lainnya.
E. Kategori Pengembangan
1. Bumi Sangkuriang dan Hotel Concordia, Jl. Kiputih No. 12 Bandung
Bumi Sangkuriang merupakan peninggalan sejarah di Kota Bandung yang masih
terjaga. Gedung ini dibangun oleh NV de Concurrent selesai dan mulai digunakan
pada Desember 1957. Pada 1957, Bumi Sangkuriang digunakan oleh Societeit
Concordia, sebuah perkumpulan yang beranggotakan orang-orang Belanda atau
pribumi dari kalangan menak. Perkumpulan yang berdiri sejak 29 Juni 1879 ini dulu
bermarkas di Gedung Concordia yang kini dikenal dengan nama Gedung Merdeka.
Perkumpulan tersebut pindah karena pemerintah Republik Indonesia memerlukan
dan mengambil alih Gedung Concordia untuk dipergunakan sebagai tempat
penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika. Sebagai gantinya, Societeit Concordia
diberi tanah seluas 25.670 m2 di daerah Ciumbuleuit.


Lalu pada 1958, gedung Societeit Concordia berubah nama menjadi Country Club
Concordia. Karena semakin memburuknya hubungan politik pemerintah RI dengan
kerajaan Belanda, pada Februari 1958, orang-orang Belanda yang tinggal di
Indonesia pulang ke negerinya, termasuk anggota Country Club Concordia.


Kepemilikan dan pengelolaan Country Club Concordia kemudian diteruskan oleh
anggota-anggotanya yang berkebangsaan Indonesia. Atas usulan Presiden RI
pertama, Soekarno, nama perkumpulan dan Gedung Country Club Concordia pun
diubah menjadi Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang.  

Namun, BP Bumi Sangkuriang kembali bangkit dan memperbaiki semua fasilitas
yang rusak. Hingga kini, bangunan karya arsitek asal Belanda, Gmeilig Meyling
masih dapat dilihat dan digunakan semua orang dengan fasilitas yang lebih lengkap.
Bangunan khas Belanda tersebut masih terawat dengan baik, sebagian besar
arsitektur bangunannya masih sama seperti bangunan aslinya, hanya ada
penambahan sedikit di beberapa tempat. Tidak hanya menghadirkan bangunan
bergaya klasik, hamparan hijau taman yang luas, fasilitas permainan air, serta
berbagai sarana olah raga, Bumi Sangkuriang juga membawa semangat
kekeluargaan dan kebersamaan, dalam sejumlah event yang diselenggarakan di
dalamnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andini P.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X