LIPUTANBEKASI.COM - INFP adalah salah satu tipe kepribadian berdasarkan tes MBTI (Myers-Briggs Type Indicator).
MBTI sendiri merupakan alat tes psikologi yang dapat membantu untuk mengungkap kepribadian seseorang.
Untuk dapat mengetahui tipe kepribadian yang dimiliki berdasarkan tes MBTI.
Menurut website 16personalities, ada beberapa kekuatan dan kelemahan INFP yang dapat kita simak.
Baca Juga: KERJASAMA M88 MANSION DAN MANNY PACQUIAO
Berikut adalah kekuatan dari kepribadian INFP:
1. Empati tinggi
Kepribadian INFP dikenal sebagai orang yang memiliki empati tinggi.
Seseorang dengan kepribadian INFP tidak hanya peduli, tetapi juga dapat ikut merasakan emosi orang lain baik suka maupun duka.
Oleh karena itu, kepribadian INFP cenderung bijaksana dan baik hati karena kepekaan mereka terhadap perasaan orang lain tinggi.
Mereka juga tidak menyukai gagasan tentang membuat orang lain sakit hati, sekalipun itu tidak disengaja.
2. Dermawan
Orang yang memiliki kepribadian INFP memiliki panggilan untuk melakukan dan membagikan hal-hal baik selama mereka hidup.
Jarang sekali mereka menikmati kesuksesan yang diperoleh dengan mengorbankan orang lain.
Mereka mengharapkan adanya dunia yang ideal bagi semuanya, di mana suara setiap orang dapat didengar dan kebutuhan siapa pun bisa dipenuhi.
3. Berpikiran terbuka
Toleransi tinggi adalah salah satu kekuatan yang dimiliki oleh INFP.
Mereka dengan kepribadian INFP selalu berusaha untuk tidak menghakimi keyakinan, gaya hidup, ataupun keputusan orang lain.
Belas kasih dan menerima merupakan sifat mereka, dan mereka juga tidak suka mencari-cari kesalahan.
Karena itulah, mereka sering menjadi kepercayaan orang-orang di sekitar mereka.
4. Kreatif dan bersemangat
Salah satu kekuatan INFP adalah suka melihat sesuatu dari perspektif yang tidak biasa.
Banyak orang dengan kepribadian INFP tertarik dengan pekerjaan yang membutuhkan kreativitas, seperti penulis dan seniman.
Mereka senang memikirkan berbagai macam ide dan kemungkinannya, bahkan sampai melamunkannya.
Jika sudah memiliki ide atau imajinasi tentang suatu hal, maka mereka akan sangat bersemangat dan sepenuh hati berjuang untuk mewujudkannya.
5. Idealis
Hati nurani merupakan hal yang penting bagi orang dengan kepribadian INFP.
Meskipun terkadang sulit melakukan hal yang benar, apabila hati nurani mereka berkata iya, maka mereka akan melakukannya.
Kehidupan yang bermakna dan memiliki tujuan mulia adalah keinginan mereka.
Mereka ingin hidup dengan membantu orang lain dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik bagi semuanya.
Sementara itu, kelemahan dari kepribadian INFP meliputi:
1. Tidak realistis
Sifat idealis yang dapat menjadi kekuatan INFP, terkadang bisa jadi kelemahan berupa tidak realistis dalam menjalani hidup.
Tidak ada yang sempurna di dunia ini, dan ketika mereka yang memiliki kepribadian INFP dihadapkan dengan ketidaksempurnaan tersebut, mereka dapat dengan mudahnya kecewa.
Kekecewaan ini juga dapat membuat mereka jadi terlalu keras mengkritik diri sendiri.
2. Mengisolasi diri
Walaupun ingin terhubung dengan orang lain, seringkali mereka dengan kepribadian INFP tidak tahu bagaimana caranya.
Di lingkungan baru, sulit bagi INFP untuk mendapatkan kenalan atau turut melibatkan diri dalam kegiatan di sana.
Akibatnya, mereka terkadang merasa kesepian, bahkan terisolasi.
3. Sulit fokus
Kekuatan INFP berupa kreativitas tinggi dan bersemangat akan ide-idenya, membawa serta kelemahan dalam bentuk sulit fokus.
Begitu banyak ide dan imajinasi di kepala mereka, sampai membuat mereka terperangkap di dalamnya.
Produktivitas pun menjadi masalah, yang mana terkadang pekerjaan tidak selesai bukan karena mereka tidak mampu, melainkan karena mereka terlalu sibuk dengan isi kepala mereka sehingga tidak melakukan aksi apa pun untuk mewujudkannya.
4. Emosional
Empati tinggi adalah kekuatan INFP, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat menjadi kelemahan berupa rentan secara emosional.
Orang dengan kepribadian INFP harus mampu membuat batasan yang jelas mengenai emosinya, agar emosi negatif dari orang lain atau hal-hal di sekitar tidak dapat mempengaruhinya secara buruk.
5. Suka menyenangkan orang lain
Ada alasan mengapa INFP disebut juga sebagai mediator atau penengah, yakni mereka tidak
suka menghadapi konflik.
Orang dengan kepribadian INFP menyukai keharmonisan, jadi keberadaan konflik dapat membuat mereka stres.
Keinginan untuk menghindari konflik inilah yang membuat mereka suka menyenangkan orang lain.
Padahal, suka menyenangkan orang lain dapat berakibat buruk apabila tidak diiringi dengan kesadaran akan batas kemampuan diri.
Itulah penjelasan tentang kekuatan dan kelemahan INFP, salah satu tipe kepribadian berdasarkan tes MBTI.***
Artikel Terkait
Asrama Mahasiswa Nusantara Bentuk Mahasiswa Berkarakter Pancasila
Kreasi Singkong atau Ketela Pohon, Yuk Buat Kolak Singkong!
Hikmah Utama Membaca Al-Quran, Suara Lantunannya Mampu Menyehatkan Sel Tubuh!
Sejarah Baru Politikus PDIP jadi Presidium KAHMI Termuda
Apex Legends™ Mobile Adakan Event Baru Underworld Mulai Hari Ini
PUMA x Coca-Cola Sebuah Kolaborasi yang Menyegarkan
Musember, duo Eka Gustiwana dan Yessiel Trivena ini kembali merilis lagu terbaru mereka yang berjudul "Alergi"