LIPUTANBEKASI.COM - Fim dengan judul "Si Tikam Polisi Noken" yang merupakan hasil kreasi Polda Papua akhirnya di rilis di bioskop.
Diketahui film "Si Tikam Polisi Noken" ini merupakan karya yang diangkat dari kisah nyata yang terjadi di Papua.
Selain mengangkat kisah nyata, film ini juga syarat dengan pesan nasionalis dan anti rasis dengan mengambil latar suku pedalaman Papua.
Film "Si Tikam Polisi Noken" tayang perdana di bioskop Studio 1 XXI Mall Jayapura dan ditayangkan pada 10 Februari di seluruh bioskop Indonesia.
Baca Juga: Survei Spin, Elektabilitas Prabowo Subianto Meningkat untuk Bursa Pilpres 2024
Setelah dirilis, film "Si Tikam Polisi Noken" justru mendapat tanggapan negatif dari pengacara sekaligus penggiat Hak Asasi Manusia (HAM), Veronica Koman.
Dalam keterangan tertulisnya di media sosial Twitter pada 11 Februari lalu, Veronica Koman menyoroti sepinya penonton film tersebut.
Dalam foto yang diunggah Veronica Koman, tampak Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal yang turut menyaksikan penayangan film tersebut.
Baca Juga: Banjir Gol Laga Persebaya Vs Persija, Makan Konate Selamatkan Persija dari Kekalahan
Selain itu, tampak beberapa kursi yang kosong karena sepinya penonton dalam penayangan film "Si Tikam Polisi Noken" itu.
Melalui keterangannya dalam akun Twitter @VeronicaKoman, Veronica Koman turut berkomentar terhadap foto tersebut.
"Gala premier film rasis besutan kepolisian Papua kosong melompong mampus," tulis Veronica.
Cuitan Veronica Koman itu pun mendapatkan reaksi beragam dari warganet.
Ada yang menganggap cuitan tersebut tidak pantas untuk seorang penggiat Hak Asasi Manusia (HAM) seperti Veronica Koman.
Artikel Terkait
Kronologi Kericuhan Warga Penolak Pengukuran Lahan Tambang di Wadas
Ricuh Pengukuran Lahan Tambang di Wadas, Ganjar Pranowo Minta Maaf
Kebijakan Layanan Operasi Transjakarta Saat PPKM Level 3 di Jakarta, Yuk Kita Simak
Pro dan Kontra Pengukuran Lahan di Wadas, Polisi Kembali Masuki Desa Wadas Malam-Malam
Heboh Kasus Wadas, Denny Siregar Sindir Bupati Purworejo, Ternyata dari Demokrat dan Puji Ganjar Pranowo
Perubahan Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu, Terjadi Hembusan Asap Cukup Kuat
Ustad Khalid Basalamah Anggap Wayang Lebih Baik Dimusnahkan, Sudjiwo Tedjo Angkat Bicara
Kenali 7 Gejala Omicron, Tidak Ada Anosmia
Pertanda Tubuh Terpapar Covid-19 Varian Omicron dan Cara untuk Mengatasinya
Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Omicron dan Flu Biasa, Ini Penjelasannya