Serangan KKB di Puncak Papua, Prajurit TNI Yang Gugur Menjadi 3 Orang

photo author
Ismayanti, Liputan Bekasi
- Minggu, 30 Januari 2022 | 16:52 WIB
pemakaman prajurit tni yang gugur dalam serangan kkb di papua. (/Galamedia.pikiran-rakyat.com/NOVRIAN ARBI/ANTARA FOTO)
pemakaman prajurit tni yang gugur dalam serangan kkb di papua. (/Galamedia.pikiran-rakyat.com/NOVRIAN ARBI/ANTARA FOTO)

LIPUTANBEKASI.COM - Penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua tepatnya di Bukit Tepuk Kampung Jenggernok, Distrik Gome.

Penyerangan terjadi pada 27 Januari 2022, Kamis pagi.

Pada berita sebelumnya, diinformasikan 2 orang prajurit TNI gugur dalam baku tembak yang terjadi.

Setelah baku tembak yang terjadi, Kelompok Kriminal Bersenjata kembali melancarkan serangan susulan ke pos TNI di Distrik Gome sekitar pukul 09.37 WIT pada hari yang sama, dan mengakibatkan 1 prajurit gugur sedangkan 1 prajurit lainnya kritis.

Baca Juga: Lirik Lagu Bila Nanti dari Nabila Maharani membuat penikmat musik Tanah Air Baper

Kabar terakhir menyebutkan, total prajurit TNI yang gugur menjadi 3 orang dan 1 prajurit lainnya kritis.

Ke tiga prajurit TNI yang gugur tersebut yakni Serda M Rizal Maulana Arifin, Pratu Tupel Alomoan Baraza, dan Pratu Rahman Tomilawa. Satu prajurit lainnya yaitu Pratu Syaiful mengalami kritis karena luka tembak dan dievakuasi ke Puskesmas Illaga.

Semuanya tergabung dalam Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/SBH.

Baca Juga: Mengenal Asal-Usul Pangsit yang Menjadi Bahan Pokok Cemilan

Menurut Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, dalang dari penyerangan yang terjadi di Distrik Gome adalah Kelompok Kriminal Bersenjata Lekagak Telenggen yang memegang wilayah tersebut.

"Pelaku masih kelompok yang sama (Lekagak Telenggen) yang selama ini membuat kegaduhan di daerah Puncak, kasihani saudara-saudara mereka yang mau mencari kesejahteraan di kampungnya," ucap Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri.

"Ini sangat disayangkan, saya selaku Kapolda mengutuk tindakan yang dilakukan oleh kelompok yang selalu berseberangan dengan pemerintah," tambahnya.

Baca Juga: Korea Utara Kembali Meluncurkan Uji Coba Rudal, Abaikan Sanksi PBB?

Sebby Sembom, selaku Juru Bicara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengkonfirmasi bahwa serangan yang terjadi dilakukan oleh kelompoknya. Penyerangan dilakukan langsung oleh Panglima Tinggi Gen Goliath Tabuni, Komandan Operasi Umum Mayjend Lekagak Telenggen, Panglima Kodap Ilaga Penny Murib, Panglima Kodap Sinak Militer Murib, dan Komandan Lapangan Numbuk Tekenggen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nurrijal Fahmi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X