LIPUTANBEKASI.COM - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pengendara mobil Toyota Prado terhadap seorang remaja di halaman parkir sebuah minimarket di Medan, Sumatera Utara kembali ramai diperbincangkan.
Beredar informasi bahwa pelaku yang merupakan salah seorang anggota Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana PDI Perjuangan Sumatera Utara itu ternyata tidak ditahan.
Pelaku penganiayaan yang berinisial HMS tersebut hanya dibebankan Wajib Lapor saja.
Selain itu, beredar pula keterangan ibu dari korban penganiayaan yang menyebutkan bahwa anaknya tidak berkata kasar kepada pelaku.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 untuk Anak, Berikut Gejala yang Mungkin Bisa Terjadi Usai Vaksin
"Pak, geser mobilnya sedikit, turun bapak ini, Sopan kali kau, langsung tampar, langsung tendang," ungkap ibu korban dalam video yang beredar di media sosial Twitter.
"Sampai mengeluarkan kata-kata kasar, Anjing kau. Ibu mana yang tidak sakit hati, Pak," lanjut ibu korban.
Menurutnya, perlakuan atau perbuatan anaknya bisa dicek di sekolah atau di masyarakat, anaknya tidak pernah berperilaku tidak sopan.
"Saya ingin hukuman yang sesuai dengan aturan yang berlaku," tutupnya.
Warganet yang mendapati hukuman yang diberlakukan kepada HMS hanya berupa Wajib Lapor saja, langsung menaikkan kembali Tagar Percuma Lapor Polisi (#PercumaLaporPolisi).
"Jadi tersangka penganiayaan pelajar di Medan, Kader PDIP cuma wajib lapor, @ListyoSigitP @DivHumas_Polri. Yuk diramaikan agar dunia tau #percumalaporpolisi," tulis akun @cybsquad_.
Sebelumnya tagar serupa (#PercumaLaporPolisi) juga pernah trending di media sosial Twitter.
Baca Juga: Mutiara Hikmah Haidar Bagir, Nabi Isa AS dalam Pandangan Sayyidina Ali bin Abi Thalib
Artikel Terkait
Diduga Aniaya Sopir Truk di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Beredar Rekaman Oknum Polisi PJR
Viral Seorang Pria Siksa Seekor Anjing, Yayasan Sarana Metta Indonesia: 20 Juta Bagi Yang Mengetahui Pelaku
Viral Pengendara Mobil Toyota Prado Pukuli Pemilik Motor Setelah Motornya Ditabrak
Aniaya Pemilik Motor Setelah Motornya Ditabrak, Warganet: Keterlaluan, Dia yang Salah, Kenapa Dia yang Memukul
Beredar Foto dan Media Sosial Terduga Pelaku Penganiayaan, Warganet Soroti Jidat Hitam Pelaku