Tanah Longsor terjadi di Banjarnegara, Satu Korban Meninggal Dunia

photo author
Langgeng Ikhtiar Pribadi, Liputan Bekasi
- Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:05 WIB
Terjadi tanah longsor di Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. (Dok. BPBD Kabupaten Banjarnegara)
Terjadi tanah longsor di Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. (Dok. BPBD Kabupaten Banjarnegara)

LIPUTAN BEKASI – Satu warga meninggal dunia dan satu orang luka-luka diakibatkan oleh bencana tanah longsor yang berada di Desa Mlaya, Kecamayan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Kamis, 21 Oktober.

“Salah satu warga dilaporkan meninggal dunia,” kata Abdul Muhari selaku dari Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, pada Jumat, 22 Oktober 2021.

Baca Juga: Para Nelayan Keluhkan Kapal Asing milik Vietnam yang beroperasi di Pulau Laut Natuna

Dia juga menjelaskan, berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang berada di Kabupaten Banjarnegara, total sebanyak ada tiga desa yang terdampak tanah longsor.

Detailnya adalah Desa Mlaya yang berada di Kecamatan Punggelan, Desa Karekan di Kecamatan Pagentan, dan yang terakhir ada Desa Susukan di Kecamatan Wanayasa.

Baca Juga: Tertimpa Kontainer Mobil Direktur Indomaret di Tol Cipularang, Terungkap

Tercatat ada sejumlah kerugian materiil yang ditimbulkan akibat dari peristiwa tanah longsor itu yakni berupa satu unit rumah rusak dan jalan penghubung Desa Karekan menuju Desa Darmayasa tertutup oleh timbunan longsor. Hingga detik ini, jalan tersebut masih belum bisa dilewati.

“Selain itu ruas jalan penghubung antara Desa Wanayasa dan Desa Dawuhan, atau tepatnya berada di dekat makam Dusun Susukan, Desa Susukan, Kecamatan Wanayasa, juga belum bisa dilewati karena tertutup oleh timbunan longsor dengan panjang yang mencapai kurang lebih 20 meter,” tambahnya.

Baca Juga: Gara-Gara Periksa HP Orang Lain Viral Di Sosial Media Aipda Ambarita Dimutasi

Menurut Abdul, BPBD Kabupaten Banjarnegara telah berkoordinasi dengan dinas terkait guna melakukan upaya percepatan penanganan dan juga penanggulangan bencana longsor tersebut.

BPBD juga melakukan pendataan secara berkelanjutan, pembersihan dari material lumpur akibat longsor, pembukaan jalur serta evakuasi korban juga akan terus dilakukan.

Baca Juga: 7 Link Twibbon Hari Santri Nasional Indonesia 2021

Tanah longsor itu terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi membasahi wilayah Banjarnegara. Struktur dari tanah yang labil dan sulit diprediksi tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana tanah longsor.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X