Upin - Ipin Hanya Propaganda Pemerintah Malaysia Dimata KPI

photo author
Eka Kharismayuni, Liputan Bekasi
- Sabtu, 11 September 2021 | 10:00 WIB
Ketua KPI sebut Upin dan Ipin Propaganda Malaysia (Upin&Ipin)
Ketua KPI sebut Upin dan Ipin Propaganda Malaysia (Upin&Ipin)

Dia pun mengungkapkan bahwa mahalnya biaya produksi tersebut membuat KPI tidak bisa memaksa stasiun TV di Indonesia untuk menayangkan kartun buatan dalam negeri.

Baca Juga: Rudy Salim Masih Urus Regulasi Taksi Terbang , Erik Tohir Sudah Jajal isi Kabinya

"Kenapa kemudian, kita itu harus bicara strategi kebudayaan dalam pengertian luas pada akhirnya. Gak bisa KPI memaksa TV untuk di jam tayang anak, harus produksi kartun," tutur Agung Suprio.

Mahalnya biaya produksi membuat stasiun televisi memilih membeli kartun dari luar negeri, termasuk salah satunya adalah Upin dan Ipin.

"Tadi gua jelaskan, biaya produksinya mahal banget. Jadi lebih baik dia beli dari luar, tinggal tayang. Itu lebih murah buat dia." kata Agung Suprio.*** (Eka Alisa Putri).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Putra Alviandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X