Efek Invasi, Samsung Putuskan Setop Ekspor ke Rusia

photo author
Ileny Rizky Dwiantari, Liputan Bekasi
- Senin, 7 Maret 2022 | 12:45 WIB
Perusahaan raksasa asal Korea, Samsung akhirnya memberhentikan ekspor produknya ke Rusia menyusul invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina. (Unsplash/Babak)
Perusahaan raksasa asal Korea, Samsung akhirnya memberhentikan ekspor produknya ke Rusia menyusul invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina. (Unsplash/Babak)

LIPUTANBEKASI.COM - Samsung Electronics memberhentikan pengirimannya ke Rusia dan menyumbangkan 6 juta dolar Amerika ke Ukraina, Minggu, 06 Maret 2022.

Dilansir dari The Korea Herald, Samsung sebagai raksasa teknologi asal Korea Selatan, telah menjadi perusahaan multinasional terbaru yang bergabung dengan sanksi komprehensif terhadap Rusia.

Samsung mengatakan bahwa pihaknya menyetop pengirimanan produknya lantaran keadaan pasar yang telah jatuh dan nilai rubel anjlok.

Meskipun embargo ekspornya ke Rusia, pihak Samsung Electronics menyebut akan tetap mengoperasikan pabrik lokalnya di sana.

Baca Juga: Kemenangan Tiga Poin untuk Barcelona, Mengalahkan Elche Pada Laga LaLiga

“Pengiriman ke Rusia telah ditangguhkan karena situasi geopolitik saat ini. Langkah selanjutnya akan diputuskan setelah memantau situasi yang kompleks dengan cermat,” kata seorang pejabat perusahaan Samsung.

Dibandingkan dengan perusahaan Barat seperti Apple dan Intel yang memberlakukan larangan penjualan langsung terhadap Rusia, Samsung Electronics tetap mengambil langkah secara berhati-hati.

"keputusan diambil karena situasi yang tak terhindarkan karena memperburuk kondisi ekspor," ujar pejabat Samsung.

Baca Juga: Resep Crunchy Choco Jar Simpel Hanya 5 Bahan, Untuk Hamper Lebaran

Pabrik TV Samsung Electronics di dekat Moskow akan terus berproduksi karena komponen saat ini masih tersedia.

Akan tetapi, jika sanksi terhadap Rusia akan terus berlanjut, pabrik TV mungkin menghadapi mengalami masalah dalam produksinya.

Samsung Electronics sedang berdiskusi dengan organisasi internasional untuk menyumbangkan 6 juta dolar ke Palang Merah Ukraina.

Baca Juga: 5 Tips Beli Laptop Baru, Kamu Wajib Tahu!

Hal tersebut termasuk barang elektronik konsumen senilai 1 juta dolar. Sumbangan sukarela dari staf dan eksekutif Samsung Electronics juga akan dikirimkan ke Ukraina.

"Untuk sementara berhenti memasok layanan dan produk ke Rusia, termasuk memblokir akses ke Samsung. Bayar, Samsung Galaxy Store dan Samsung Shop," tulis wakil perdana menteri dan menteri transformasi digital Ukraina, Mykhailo Federov dalam surat yang dikirimkannya untuk wakil ketua dan CEO Samsung Electronics Han Jong-hee

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X