Apple Menghentikan Penjualan Produknya di Rusia Karena Invasi Terhadap Ukraina

photo author
Alfian Dwi Irawan, Liputan Bekasi
- Jumat, 4 Maret 2022 | 14:15 WIB
Apple menghentikan penjualannya di Rusia, karena terkait invasi di Ukraina yang dilakukan oleh Rusia (apple.com)
Apple menghentikan penjualannya di Rusia, karena terkait invasi di Ukraina yang dilakukan oleh Rusia (apple.com)

LIPUTANBEKASI.COM – Perusahaan teknologi asal Amerika Apple.Inc mengeluarkan pernyataan resmi terhadap terjadinya invasi Rusia di Ukraina.

Apple menghentikan penjualannya di Rusia, karena terkait invasi di Ukraina yang dilakukan oleh Rusia. Serta Apple menghentikan layanan Apple Pay di Rusia dengan alasan Amerika Serikat memberi sanksi kepada bank di Rusia.

Produk Apple yang biasa dikirim ke Rusia antara lain, iPhone, iPad, dan Mac Book. Penjualan produk Apple di Rusia melalui pihak ketiga.

Apple menyumbang lima belas persen dari penjualan pasar smartphone di Rusia di tahun 2021.

Baca Juga: Perbedaan Prosesor AMD dan Intel Pada Notebook atau Laptop

“Kami mendukung upaya kemanusiaan, memberikan bantuan untuk krisis pengungsi yang sedang berlangsung, dan melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung tim kami di wilayah tersebut.” Pernyataan Fred Sainz selaku juru bicara Apple.

"Kami sangat prihatin dengan invasi Rusia ke Ukraina dan mendukung semua orang yang menderita akibat kekerasan itu," ujar Fred Sainz dilansir dari Metro.co.uk pada 2 Maret 2022.

Apple juga telah membatasi aplikasi berita Rusia untuk penggunaan Worldwide, seperti RT News dan Sputnik.

Kedua aplikasi ini hanya bisa digunakan oleh pengguna Rusia. Pengguna App Store dari negara lain tidak bisa memakai aplikasi tersebut.

Baca Juga: Hasil Piala FA Everton vs Boreham Wood (2-0), Salomon Rondon Jadi Pahlawan The Toffees

Adapun perusahaan teknologi lainnya yang melakukan hal serupa seperti Apple, antara lain Google yang menonaktifkan trafik data Google Maps di Ukraina.

Hal ini adalah upaya Google untuk menghentikan tentara Rusia dalam melacak warga Ukraina melalui Google Maps.

Serta Facebook membatasi pergerakan media pemerintah Rusia di Uni Eropa, hal serupa juga dilakukan oleh YouTube.

Baca Juga: Resep Masakan Sehari-hari Berbahan Dasar Ayam, Enak dan Praktis

Dilansir dari NBC News, pernyataan Apple juga menambah daftar perusahhan yang menjauhi dari Rusia, seperti Disney.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Supriyatna

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X