Pada pidatonya, Han menuduh AS mengecam Korea Utara lewat kebijakan bermusuhan yang kejam serta belum sempat terjalin tadinya dan pemerasan nuklir selalu.
Ia pula berkata, menuduh Korea Utara selaku ancaman merupakan suatu aksi provokasi yang tidak bisa ditoleransi.
Di tengah kebuntuan perundingan denuklirisasi dengan AS, Korea Utara sudah tingkatkan ketegangan dengan serangkaian uji coba rudal yang telah dicoba keenam kalinya di bulan ini.
Pihak Korea Selatan ataupun AS berkata prihatin atas peluncuran tersebut serta memohon Pyongyang buat kembali berdialog.
Berita lain tiba kalau Korea Utara hendak menemukan giliran buat mengetuai konferensi tentang perlucutan senjata PBB pada bertepatan pada 30 Mei sampai 21 Juni mendatang.
Perihal itu diperkirakan hendak memunculkan polemik lantaran serangkaian uji coba rudal yang membuat Semenanjung Korea terus mengencang.
Berita itu menemukan kecaman kokoh dari UN Watch, suatu kelompok pemantau independen yang berbasis di Jenewa.
Direktur eksekutif UN Watch berkata kepemimpinan Korea Utara cuma hendak mengganggu integritas kerangka perlucutan senjata serta PBB.
Artikel Terkait
CATAT! Mulai 1 Februari Diberlakukan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
Dusan Vlahovic Tolak Arsenal Demi Kenakan Nomor 7 Peninggalan Cristiano Ronaldo di Juventus
Alur Sinopsis Ikatan Cinta Sabtu 29 Januari 2022: Om Irvan Ditangkap Polisi, Mama Rosa Bahagia Akan Dibebaskan
Jadwal Lengkap Acara Trans TV Sabtu, 29 Januari 2022: Bioskop TransTV Gone Girl dan Hostiles
Pantau Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 29 Januari 2022: Antam dan UBS Turun Lagi Nih!