Virus Varian Delta Terbaru Menyebar di Seluruh kota Auckland, Selandia Baru

photo author
Langgeng Ikhtiar Pribadi, Liputan Bekasi
- Rabu, 6 Oktober 2021 | 06:00 WIB
Auckland Selandia Baru
Auckland Selandia Baru

LIPUTANBEKASI.COM - Wabah dari varian Delta tersebut telah menyebar ke penjuru kota terbesar di Selandia Baru yaitu Auckland, lantas mendorong Perdana Menteri Selandia Baru bernama Jacinda Ardern pada hari ini untuk mengisolasi wilayah tambahan ke dalam sebuah penguncian yang tepat.

Ada sedikitnya 32 kasus baru virus corona varian Delta ini pada hari Minggu tanggal 3 oktober di Auckland city, kota itu telah mengalami situasi lockdown sejak pertengahan bulan Agustus yang lalu, serta ada dua kasus di wilayah Waikato, sekitar kurang lebih sejauh 147 kilometer di selatan Auckland.

Perdana Menteri Ardern mengatakan sebagian wilayah akan dikenakan lockdown selama kurang lebih lima hari. ia juga menambahkan, bahwa pemerintah akan membuat keputusan pada hari Senin mendatang apakah sebanyak 1,7 juta warga Auckland akan sementara tinggal dirumah dalam sebuah keputusan tersebut.

Ardern sendiri memberlakukan apa yang dimaksudkan sebagai lockdown nasional seperti halnya 'pendek dan cukup tajam' sebagai tanggapan terhadap kasus Auckland, yang sekarang bahkan tembus di angka 1.328 kasus.

Baca Juga: WhatsApp,Instagram,Facebook Dikabarkan Down Warganet Serang Mark Zuckerberg

Tetapi untuk sementara sebagian besar negara telah berhasil kembali ke kehidupan normal mereka. "kami semua akan melakukan apa yang kami bisa untuk bisa tetap menjaga kasus agar tidak terjadi kenaikan secara signifikan di Auckland," ungkap Ardern.

Hasil sementara Selandia Baru termasuk di antara segelintir negara yang menurunkan wabah Covid-19 sendiri menjadi angka nol di tahun lalu serta sebagian besarnya tetap bebas dari virus tersebut sampai akhirnya wabah terbaru menyerang Agustus lalu. kesulitan menghentikan varian terbaru dari Delta itu membuat kinerja dari Ardern sendiri dipertanyakan oleh publik.

Ditengah situasi yang meningkat, Ardern mengatakan bahwa strategi yang ia buat tidak pernah memiliki nol kasus, tetapi ia berpendapat bahwa walaupun ia tidak memiliki nol kasus, ia secara agresif bisa membasmi virus tersebut.

Baca Juga: WhatsApp,Instagram,Facebook Dikabarkan Down Warganet Serang Mark Zuckerberg

Ia mengungkapkan lockdown ketat dapat berakhir jika sebanyak 90 persen dari populasi memenuhi syarat untuk divaksinisasi, dan dari data yang ditunjukan hasilnya sangat kontras menyentuh angka 46 persen saat ini.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Putra Alviandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X