LIPUTANBEKASI.COM - Nyeri leher adalah suatu keadaan yang memungkinkan area leher terasa sakit.
Nyeri leher bisa terjadi di bagian depan, belakang, kanan, maupun kiri.
Nyeri leher tentu saja pernah dirasakan oleh hampir semua orang.
Saat menderita nyeri leher, seseorang merasakan sensasi tersiksa, sehingga aktivitas sehari-harinya terganggu.
Nyeri leher dapat disebabkan oleh otot leher yang tegang, saraf terjepit, cedera, atau pengapuran sendi.
Kondisi tersebut sejatinya bukanlah hal yang serius atau berakibat fatal, karena dapat sembuh dalam beberapa hari atau minggu tanpa penanganan medis.
Namun, tak sedikit kasus nyeri leher yang disebabkan gangguan kesehatan tertentu.
Ada beberapa gejala yang timbul saat menderita nyeri leher antara lain sakit kepala, rasa kaku di tengkuk, sulit menelan, dan rasa sakit di bahu.
Kebanyakan penderita nyeri leher menunjukkan gejala ringan di atas.
Oleh karena itu, keadaan tersebut dapat diatasi dengan cara yang ringan pula, tanpa bantuan obat-obatan.
Berikut adalah lima cara mengatasi nyeri leher agar kembali beraktivitas dengan bebas:
1. Gunakan alas tidur yang sesuai
Penyebab paling sering seseorang menderita nyeri leher saat bangun tidur adalah alas tidur yang keras atau tidak sesuai dengan keadaan kepala dan leher.
Oleh karena itu, Anda dapat tidur dengan alas atau bantal yang sesuai dengan postur kedua area tubuh tersebut.
Disarankan menggunakan bantal yang empuk atau pendek, sehingga leher Anda tidak tegang atau tertarik saat tertidur.
2. Lakukan senam leher
Anda bisa melakukan senam leher setidaknya selama sepuluh menit.
Anda cukup menggerakkan leher ke kanan dan ke kiri serta memutar kepala.
Gerakan tersebut dapat mengendurkan otot leher yang semula kaku.
3. Menempelkan koyo atau mengoleskan balsam
Anda bisa menempelkan koyo atau mengoleskan balsam di bagian leher yang sakit.
Dengan demikian, rasa panas atau hangatnya dapat mengendurkan otot leher yang tegang.
Dengan memakai obat luar tersebut, rasa sakit perlahan-lahan akan berkurang dan mereda.
4. Tidak melakukan gerakan leher yang berat
Saat mengalami nyeri leher, Anda perlu menghindari gerakan leher yang berat dan mendadak.
Misal, apabila Anda terlalu menekan leher atau menengok sesuatu dengan cepat, radang atau rasa nyeri akan timbul.
Jika leher terhindar dari gerakan tersebut, maka proses kesembuhan dari nyeri akan berlangsung dengan cepat.
5. Memijat atau mengerik bagian yang nyeri
Anda dapat meminta bantuan seseorang untuk memijat atau mengerik bagian leher yang sakit.
Tapi ingat, jangan memijat atau mengerik leher terlalu kencang, karena akan menimbulkan pecahnya pembuluh darah.
Leher juga memiliki otot atau urat yang cukup banyak sehingga harus berhati-hati dalam melakukan hal tersebut.
Apabila dipijat atau dikerik secara lembut, otot leher Anda akan perlahan-lahan mengendur, sehingga rasa nyeri mereda. ***
Artikel Terkait
Sejarah Suku Aztec: Terkenal Sadis Karena Ritual Pengorbanan Manusia
Resep selai kacang, Yang enak sekali tentunya!
Kejenakaan yang terjadi di final Piala Dunia Salt Bae di lapangan sedang diselidiki oleh FIFA
Ancam semangat hidup, kenali gejala burnout dan simak cara pencegahannya
Bisakah kucing pilek dan flu? berikut penjelasan dan cara mengenali gejalanya
Proses Hubungan Sistem Perwakilan Politik: Reses, Komunikasi dan Partisipasi
Benarkah Kucing Takut Mentimun? Temukan Jawabannya Disini
Kenapa kucing memiliki kumis? dan apa fungsinya? simak penjelasan berikut
Rusak sistem saraf optik, gejala glaukoma bisa diperlambat dengan 5 cara ini
Trend fashion wanita 2023, Mulai dari motif, warna , potongan klasik