Pertolongan Pertama Ketika Keracunan Makanan, Awas Bahayanya Bisa Merenggut Nyawa!

photo author
Pingkan Alistiyani, Liputan Bekasi
- Senin, 12 Desember 2022 | 12:27 WIB
ilustrasi  Sumber Foto: Halodoc
ilustrasi Sumber Foto: Halodoc

LIPUTANBEKASI.COM - Kasus keracunan makanan sempat menghebohkan Indonesia beberapa waktu lalu.

Keracunan makanan biasanya terjadi karena makanan yang dikonsumsi telah terkontaminasi oleh bakteri atau virus jahat sehingga menimbulkan dampak buruk pada tubuh.

Keracunan makanan adalah sebuah kondisi dimana ditandai dengan perasaan mual, muntah, atau diare setelah beberapa saat mengonsumsi makanan.

Umumnya kecepatan dari dampak keracunan makanan ini berlangsung tergantung seberapa parah bakteri atau virus yang menempel pada makanan yang dikonsumsi.

Sebenarnya keracunan makanan bukanlah kondisi yang sangat serius, tetapi jika dibiarkan tanpa mendapat pertolongan yang tepat, tetap bisa membahayakan seseorang.

Misalnya dehidrasi berat akibat kekurangan cairan, atau karena diare dan mual muntah yang terjadi terus menerus tentu sangat menyiksa penderita.

Baca Juga: Waspada, 9 Resiko Menggunakan Sepatu Hak Tinggi dan Cara Tepat Mengenakannya

Ciri-ciri yang dialami oleh korban keracunan makanan antara lain:

-          Diare,

Biasanya tinja atau feses yang keluar berbentuk cair atau kental bahkan dalam kondisi parah bisa terdapat bercak darah.

Diare berlangsung selama kurang lebih 24 jam. Apabila terjadi lebih dari 3 kali dalam 24 jam, maka segera minta pertolongan medis

-          Mual

-          Muntah

-          Kram perut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X