LIPUTANBEKASI.COM - Dalam ikatan hubungan orang tua dan anak terjadi tidak hanya antara seorang ibu dan anak saja, namun adanya sosok Ayah merupakan salah satu faktor pendukung dalam tumbuh kembang anak.
Seorang anak yang tumbuh tanpa kehadiran seorang Ayah lebih cenderung memiliki tingkat kecerdasan dan IQ rendah, meskipun dalam kesehariannya ada sosok laki - laki lain selain ayah nya sendiri.
Pada usia 0 - 12 tahun ikatan anak dan sosok ayah sangatlah kuat dan memiliki pengaruh besar dalam tumbuh kembangnya
sebuah studi penelitian yang dilakukan oleh Pakar psikologi dari BPKP Fakultas Psikologi Universitas Tarumanegara, Agustina, M.Psi., juga mengungkap beberapa masalah yang timbul saat anak tumbuh tanpa peran Ayah dalam pengasuhan :
Baca Juga: Tren Cosplay Karakter ‘Anya’ yang Menggemaskan Ramai di Jagad Maya
- Sebanyak 63% anak akan mengalami masalah psikologis, seperti mudah gelisah, suasana hati mudah berubah, mudah depresi, Insomnia dan fobia terhadap suatu hal.
- 56% anak mempunyai daya tangkap di bawah rata- rata.
- Sebanyak 43% cenderung sangat agresif terhadap orangtua.
penelitian tersebut mengungkapkan ada perbedaan antara Ayah pada zaman dulu dengan Ayah zaman sekarang. Terutama dari sisi waktu, hal ini disebabkan Ayah pada zaman sekarang memiliki mobilitas bekerja yang tinggi sekarang waktunya habis hanya untuk bekerja
1. Ungkapkan Kasih Sayang
Sosok Ayah biasanya lebih cuek dalam mengungkapkan perasaannya. Padahal, saat Ayah menunjukkan perhatian, kasih sayang dan dukungan, ini akan sangat bermakna bagi seorang anak.
Selain ungkapan secara verbal, ekspresi sayang Ayah juga bisa disampaikan melalui gestur. Berikan pelukan dan usapan di kepala saat anak mencapai sesuatu atau melakukan hal yang baik. Selain kata- kata, sentuhan hangat dari seorang Ayah akan membuat anak merasa tentram.
Baca Juga: Jangan Pernah lakukan Hal ini! Jika ingin Rumah Tanggamu Langgeng dan Harmonis
2. Bermain Bersama
Sibuk bekerja atau kegiatan di luar rumah boleh saja, namun setiap Ayah harus mempunyai waktu 15-30 menit untuk bercengkrama bersama keluarga. Di kesempatan ini, Ayah bisa bermain bersama anak, dengan melakukan kegiatan kecil seperti bermain puzzle bersama atau hal lainnya.
Dengan waktu bermain yang berkualitas bersama, anak akan merasa diperhatikan. Kegiatan ini akan sangat bermakna untuk tumbuh kembang anak. Bahkan, hal ini bisa memotivasi anak untuk meningkatkan nilai akademis nya.
3. Meluangkan waktu seharian bersama
Penting sekali untuk orang tua menyeimbangkan antara kesibukan dan perhatian yang cukup untuk anak. Hal ini berlaku untuk Ayah, jika dalam seminggu seorang Ayah harus bekerja maka coba luangkan waktu sehari saja untuk bisa menghabiskan waktu seharian bersama.
Artikel Terkait
Rezky Aditya Ditetapkan Sebagai Ayah Kandung dari Kekey, Putri Wenny Ariani
Orang Tua Perlu Tahu Bahwa di Lingkungan Keluarga ada Bullying Antar Saudara Kandung, Berikut Penjelasannya
Keluarga Cemara The Series, Wajib Nonton?
Kenali Dampak Bullying Dalam Keluarga, Jaga Kesehatan Mental Dengan Cara Ini!
8 Fungsi Keluarga untuk Membangun Ketahanan Keluarga – Ayah Bunda dan Calon Siap Menikah, Simak Penjelasannya!
Penting! Peran Keluarga yang Belum Banyak Diketahui Orang
Para Orang Tua Wajib Tahu! Mulai dari Pengaruh Kedekatan Ayah dan Anak serta Cara Mendidik Anak