LIPUTANBEKASI.COM - Setiap tahun, tanggal 21 Maret diperingati sebagai Hari Hutan Sedunia. Tanpa disadari, hutan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Begitu besarnya peranan hutan, ternyata tidak sebanding dengan timbal balik yang diberikan manusia dalam merawat hutan.
Banyaknya penebangan liar, alih fungsi hutan, dan kebakaran hutan menjadi tantangan untuk mereka yang peduli terhadap kelestarian hutan.
Karena itu, tak heran jika setiap tahun data menunjukkan jumlah pohon di dunia mengalami penurunan.
Dikutip dari buku Mengenal Kehidupan di Hutan yang ditulis oleh Arief Pramudyo N (2018: 6), bagi orang awam mungkin hutan hanya sebatas suatu areal yang ditumbuhi oleh pepohonan.
Namun, hutan tidak hanya sebatas itu saja. Hutan merupakan suatu ekosistem yang kurang lebih rapat dan luas, sehingga tercipta kondisi iklim dan ekologis yang berbeda dengan kondisi ekosistem di luar hutan.
Oleh karena itu, hutan disebut sebagai ekosistem kompleks yang dihuni oleh berbagai jenis organisme dengan ukuran yang beragam.
Berikut 5 cara sederhana melestarikan hutan yang bisa kamu lakukan
1. Melakukan Reboisasi
Reboisasi merupakan kegiatan penanaman hutan yang telah ditebang maupun tandus.
Tujuan reboisasi berguna untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia dengan menyerap polusi dan debu dari udara.
Membangun kembali habitat dan ekosistem alam, mencegah pemanasan global dengan menangkap karbon dioksida dari udara.
2. Sistem tebang pilih
Agar tetap dapat dimanfaatkan untuk kegiatan perekonomian, hutan dapat dilestarikan dengan menerapkan sistem tebang pilih.
Adalah sistem memilih dan menebang pohon yang memang sudah layak ditebang, misalnya pohon berusia tua.
Pelaksanaan sistem ini tidak hanya sebagai upaya pelestarian hutan, tetapi juga menjadi upaya pencegahan agar tidak terjadi kerusakan hutan dan aksi penebangan liar.
3. Menerapkan sistem tebang-tanam
Sistem ini sangatlah berguna bagi pelestarian hutan yang harus dijalankan.
Sistem penebangan hutan yang kemudian diganti dengan menanam hutan yang telah ditebang agar hutan tetap terjaga keberadaannya.
Seperti halnya sebuah tanggungjawab di mana setelah dilakukannya penebangan hutan, di tanamnya lagi pohon-pohon agar ada ganti dari proses penebangan tersebut.
Dengan menanam kembali pula atas apa yang sudah di tebang, maka hutan akan tidak menjadi gundul dan hutan akan tetap terjaga kelestariannya dan akan terhindar dari penyebab pemanasan global.
4. Mengurangi Penggunaan Kertas
Langkah bagaimana cara melestarikan hutan terakhir adalah mengurangi penggunaan kertas.
Ini dilakukan agar penebangan pohon oleh perusahaan yang memproduksi kertas bisa dikurangi.
Saat ini banyak sekali alternatif mengurangi penggunaan kertas seperti menggunakan teknologi dengan melibatkan aplikasi penyimpanan dokumen digital yang tersedia secara gratis.
5. Tidak Membuang Sampah Sembarangan di Hutan
Kebiasaan buruk membuang sampah rumah tangga masih saja dilakukan oleh banyak masyarakat yang tinggal di sekitar hutan.
Padahal sudah ada larangan dan himbauan dari pemerintah setempat.
Sampah rumah tangga biasanya didominasi sampah plastik tentu sulit terurai dan akan menyebabkan tercemarnya hutan.
Semakin lama, tanah akan tertutupi oleh sampah sehingga pohon akan sulit mendapatkan resapan air hujan.
Pada akhirnya pertumbuhan pohon di hutan akan berkurang. ***
Artikel Terkait
Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Bahan Alami
Lagi Viral ! Ini Dia Link dan Cara Main Kuis Hari Bumi Google, Cek Selengkapnya
Cara Membuat Anyaman Ketupat Bagi Pemula, Mudah Anti Gagal
Hari Tidur Sedunia, Pahami Sejarah Hingga Cara Agar Lebih Mudah Tidur
Cara membuat Cimol anti Meledak Bikin Ngiler, Cemilan Khas Kota Bandung
Resep Cara membuat Kolak Ubi Pisang, Cocok Jadi Menu Untuk Berbuka Puasa
Resep Cara membuat Bakwan Sayur Renyah dan Tahan Lama, Takjil Favorit Menu Berbuka Puasa
Ide Jualan Cemilan Untung Berlimpah, Cara membuat Risoles Ayam mercon frozen