Lantas, apa sih yang mendorong The Great Resignation ini?
1. Ingin resign waktu dulu, namun tertunda
Baca Juga: Warga Pondok Gede Bekasi Hilang Terseret Ombak di Pantai Sawarna Banten
Diawal pandemic, pekerjaan baru memang sulit didapatkan. Banyak karyawan yang ingin resign dari pekerjaan mereka, tapi harus mengurungkan niatnya itu.
Saat akhir dari pandemic mulai berkurang, sektor ekonomi mulai pulih kembali. Banyak karyawan yang yakin ingin mencari kantor baru untuk menjalani kehidupan mereka nantinya.
Dilansir dari Investopedia, ini merupakan salah satu penyebab dari The Great Resignation.
Baca Juga: Ini Kata BNPB Penyebab Banjir Bandang Yang Menyerang di Kota Batu Jawa Timur
2. Ada penundaan dan kenaikan gaji
Untuk penyebab selanjutnya, sudah gue tulis di atas.
Banyak sekali perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan saat pandemic menyerang. Dilansir dari Vaco, fenomena ini akan menunda pengembangan karir untuk semua orang.
Baca Juga: Ini Harga Tiket World Superbike di Sirkuit Pertamina Mandalika Lombok
Dikarenakan kecewa batal promosi kenaikan jabatan dan naik gaji, para pekerjaan pun lebih baik resign disaat ekonomi mulai kembali pulih.
Istilah dari The Great Resignation diproklamirkan oleh seorang yang bernama Anthony Klotz, selaku dari Associate Professor of Management yang berada di Texas A&M University, Amerika Serikat.***
Artikel Terkait
Waketum Partai Gerindra, Ferry Juliantono Mengomentari Isu Bisnis PCR Hingga Sebut Nama Jokowi
5 Prinsip Hidup Menuju Sukses yang Wajib DiKetahui
Perdana Menteri Irak, Mustafa Al Kadhimi Hampir Terbunuh Akibat Serangan Drone Roket di Kediamannya
Perkiraan cuaca di Bekasi, Cikarang hingga Karawang, 8 November 2021