Bandara ini dikelilingi di semua sisi oleh medan pegunungan yang curam.
Landasan pacu pendek sedikit lebih jauh dari pada rak gunung.
Di satu ujung ada tembok dan di ujung lainnya menurun tajam ke lembah.
Pada ketinggian ini, kerapatan udara jauh lebih sedikit daripada di permukaan laut.
Yang berdampak negatif pada tenaga yang dihasilkan oleh mesin pesawat dan mengurangi daya angkat.
Berkurangnya drag juga membuat pesawat lebih sulit untuk direm. Di ketinggian, semakin panjang landasan, semakin baik.
Sayangnya bagi pilot yang mendarat di Lukla, landasan pacu bandara ini sangat pendek, hanya 1.729 kaki.
Landasan pacu di banyak bandara internasional di seluruh dunia memiliki panjang lebih dari 10.000 kaki.
Landasan pacu Lukla sangat pendek sehingga miring menanjak dengan gradien hampir 12% untuk membantu pesawat melambat tepat waktu.
Lebih buruk lagi, karena pegunungan di sekitarnya kecil kemungkinannya untuk melewatkan pendekatan, jadi tidak ada jalan lain untuk proses tersebut.
Begitu pesawat mendekat, ia harus mendarat. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, hanya helikopter dan pesawat baling-baling sayap kecil yang diizinkan mendarat.***
Artikel Terkait
Akui kangen dengan Ayu Ting Ting, Boy William berkata: 'kalau Tuhan sudah berkehendak apapun bisa terjadi kan'
Viral, Kevin Sanova pemeran sinetron anak langit yang kini berjualan roti
Siang hingga sore hujan sedang, simak perkiraan cuaca Kota Bekasi Rabu 14 Desember 2022!
Beberapa situs web yang bisa digunakan untuk mengasah pengetahuan. Selamat belajar!
2 foto sejarah yang memiliki arti mengerikan. Bikin merinding banget!
Kupas fakta Semenanjung Yukatan, tempat meteor jatuh dan saksi bisu kehancuran bumi zaman dinosaurus
Inilah penemuan arkeolog yang paling menakjubkan. Takut banget lho!
Bagaimana Kehidupan Indonesia ketika zaman Nabi Muhammad masih berlangsung? Simak kisahnya disini
Mengenal Chocolate Cosmos, Bunga yang Memiliki Aroma Seperti Coklat
Jangan Dibuang! Tinta Cumi-Cumi Memiliki Manfaat Istimewa Yang Jarang Diketahui