Perkembangan Motor Listrik di Indonesia Begitu Pesat, Imbas Kenaikan Harga BBM

photo author
Brama Samudera Jurnalista, Liputan Bekasi
- Jumat, 25 November 2022 | 16:56 WIB
motor listrik gesit varian merah  Sumber Foto: www.gesitsbsjp.co.id
motor listrik gesit varian merah Sumber Foto: www.gesitsbsjp.co.id

LIPUTANBEKASI.COM – Perkaembangan motor listrik di Indonesia ternyata sangat pesat.  Mengutip catatan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) .

Untuk saat ini setidaknya  ada 20 perusahaan produsen sepeda r listrik baik yang bersifat lokal seperti Gesits  dan investasi asing  seperti Voltra, Gogoro, Smooths dan sebagainya.

Industri ini juga didukung dengan bertumbuhnya beberapa stasiun penukaran baterai  swap di beberapa wilayah Jabodetabek. Pemerintah saat ini benar-benar memberikan ruang gerak dan dukungan yang sangat besar kepada perkembangan ekosistem kendaraan listrik.

Baca Juga: Apakah Kamu Termasuk INFJ? Berikut Ini Link Tes Kepribadian Gratis Untuk Lebih Mengenal Diri Sendiri

Kami tentu menyambut baik dengan  perkembangan positif sepeda  motor listrik  saat ini di Indonesia. Kita berharap, produksi sepeda  motor listrik yang ramah lingkungan dapat terus tumbuh baik pasar maupun kualitasnya,”  ungkap Hari Budianto,  sekretaris jenderal AISI seperti dikutip laman  AISI .

Seiring dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik  Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan,

Dilanjutkan dengan turunnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai, maka pertumbuhan perusahaan sepeda motor listrik di Indonesia semakin cepat.

Baca Juga: Menghilangkan Rasa Cemas, Akurat dan Bisa Dicoba!

Sepeda motor listrik dianggap merupakan solusi paling tepat saat ini berkaitan dengan meningkatnya konsumsi bahan bakar fosil (Pertalite, pertamax, Solar) disamping tentunya tingkat emisi yang diklaim tidak menghasilkan emisi sedikitpun ketika beroperasional.

Kendaraan listrik juga dianggap lebih mudah pengoperasiannya dan mudah perawatannya serta lebih ekonomis dalam hal kebutuhan energinya.

Ini menjadi tantangan tersendiri bagi pabrikan sepeda  motor  yang ada saat ini yang notabene masih mengusung metode Internal Combustion Engine (ICE) untuk memproduksi kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan memiliki emisi seminimal mungkin.

Baca Juga: Bukan Apple, Ini Daftar 4 Perusahaan Amerika yang Bikin Betah dan Karyawannya Paling Bahagia

Secara catatan registrasi di pemerintah, saat dengan bulan Juli 2022 tercatat tidak kurang 19.698 unit sepeda motor listrik di Indonesia.

Target pemerintah yang disampaikan oleh Dewan Energi Nasional adalah pada tahun 2030 konversi kendaraan bermesin motor bakar ke kendaraan berbasis baterai  sekitar 13 juta unit sepeda motor dan dua juta  unit mobil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: gesitsbsjp.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X