Piston Motor Rusak? Ini Ciri-Ciri, Penyebab, dan Tanda Awal yang Harus Kamu Ketahui Agar Mesin Tidak Mengalami Kerusakan Lebih Parah

photo author
- Sabtu, 15 November 2025 | 09:24 WIB
Piston Motor
Piston Motor

LIPUTANBEKASI.COM - Jika belakangan ini performa motor kamu terasa menurun secara signifikan, kemungkinan besar masalahnya berasal dari piston yang mulai bermasalah karena komponen kecil ini memiliki peran utama dalam proses pembakaran sehingga setiap gangguan pada bagian tersebut akan langsung memengaruhi kenyamanan berkendara.

Walaupun kerusakan piston tidak selalu terlihat pada tahap awal, terdapat sejumlah tanda yang dapat kamu identifikasi melalui cara motor menyala, suara mesin yang berubah, hingga kondisi gas buang dari knalpot sehingga penting untuk mengenali gejalanya sedini mungkin agar kerusakan tidak merambat ke komponen mesin lainnya.

Sebelum kondisi motor semakin tidak stabil, kamu bisa mempelajari berbagai ciri piston rusak berikut agar dapat melakukan tindakan perbaikan yang tepat waktu.

Ciri pertama adalah penurunan kinerja mesin karena piston yang tidak bekerja optimal akan menyebabkan proses pembakaran menjadi kurang sempurna sehingga tenaga motor berkurang dan akselerasi terasa lebih lambat daripada biasanya.

Biasanya penurunan tenaga ini menjadi gejala awal yang paling mudah dirasakan oleh pengendara sehari-hari.

Ciri selanjutnya berupa keluarnya asap putih dari knalpot dalam jumlah cukup banyak yang menandakan ring piston mulai aus karena ketika ring piston tidak mampu lagi menjaga oli tetap berada di ruangnya, oli akan terbakar bersama bahan bakar dan memunculkan asap putih pekat.

Kemudian motor akan sulit dihidupkan terutama saat kondisi mesin masih dingin karena tekanan kompresi di ruang bakar menurun sebagai akibat dari kerusakan pada piston yang seharusnya menjaga kestabilan tekanan tersebut.

Selain itu kamu akan mendapati oli lebih cepat habis meskipun tidak ditemukan kebocoran dari bagian luar mesin karena oli yang masuk ke ruang bakar ikut terbakar setiap kali mesin menyala dan hal ini menjadi tanda yang cukup kuat bahwa piston sedang bermasalah.

Ciri berikutnya adalah suara mesin yang mulai terdengar kasar atau muncul suara ketukan ketika motor berjalan pada kecepatan tinggi karena piston yang aus atau pemasangannya kurang presisi dapat menimbulkan gesekan berlebihan pada dinding silinder yang menghasilkan suara aneh dari dalam mesin.

Tidak hanya itu, munculnya bau oli terbakar yang menguar dari mesin atau knalpot juga menjadi indikasi adanya kebocoran oli menuju ruang bakar karena saat oli ikut terbakar proses pembakaran menghasilkan aroma menyengat yang tidak wajar.

Adapun penyebab kerusakan piston biasanya dimulai dari penggunaan oli berkualitas rendah atau viskositasnya tidak sesuai rekomendasi pabrikan yang membuat pelumasan menjadi kurang maksimal sehingga gesekan antara piston dan silinder meningkat dan mempercepat keausan.

Piston juga dapat rusak akibat mesin mengalami panas berlebih atau overheat yang menyebabkan bentuk piston berubah karena suhu tinggi terutama jika sistem pendinginan tidak optimal sehingga motor yang sering digunakan jarak jauh atau terjebak kemacetan berisiko mengalami kerusakan.

Kerusakan piston juga dapat dipicu oleh kotoran dan kontaminasi yang masuk ke dalam mesin karena debu atau partikel halus bisa mempercepat keausan sehingga kamu perlu rutin mengganti filter oli dan melakukan servis berkala agar kotoran tidak menumpuk.

Selain itu penggunaan piston non-original atau yang terbuat dari material berkualitas rendah juga meningkatkan kemungkinan kerusakan karena pada kondisi ekstrem piston dapat meleleh atau berubah bentuk sehingga membahayakan kinerja mesin secara keseluruhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fauzi Ghanim

Tags

Rekomendasi

Terkini

X