Wajib Tahu! Yuk Pahami Apa Itu OCD atau Obsessive-Compulsive Disorder, Apa Penyebabnya?

photo author
Putra Pahlawan Mustaqim, Liputan Bekasi
- Jumat, 20 Januari 2023 | 11:01 WIB
(Ilustrasi) Pahami Apa Itu OCD  Sumber foto: Storyset | Freepik
(Ilustrasi) Pahami Apa Itu OCD Sumber foto: Storyset | Freepik

LIPUTANBEKASI.COM - Apa kalian sering mendengar kata “OCD”? atau mungkin kalian sering mendengar orang-orang yang bercanda dan mengaku OCD karena mereka suka menata barang-barang secara teratur dan tidak suka melihat suatu urutan benda yang tidak simetris?

Orang-orang yang sering bercanda seperti itu biasanya sama sekali bukan penderita OCD, mereka mungkin belum mengetahui, atau tidak mengakui bahwa OCD merupakan sebuah penyakit mental yang serius.

Yuk, Pahami ap aitu OCD, Apa yang dirasakan oleh penderita, apa penyebabnya?

Baca Juga: Wajib Tahu! Yuk Pahami Apa Itu Skizofrenia, Apa Penyebabnya?

OCD atau Obsessive-Compulsive Disorder adalah sebuah penyakit kejiwaan yang membuat penderitanya merasa ketakutan berlebih (Obsesi) yang memaksa untuk melakukan hal secara berulang-ulang (Kompulsi) yang dapat menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari.

Penderita biasanya selalu mencoba untuk menghentikan kebiasaan berulang seperti ini, namun upaya itu akan meningkatkan kecemasan penderita. Pada akhirnya, penderita dengan terpaksa akan tetap melakukan hal secara berulang kali untuk meredakan stress.

OCD biasanya sering berpusat pada hal-hal tertentu. Contoh, penderita mengalami ketakutan berlebih pada serangan kuman. Maka dia akan mencuci tangan sebanyak 17 kali sebelum makan agar tangannya benar-benar bersih.

Baca Juga: Wajib Tahu! Yuk Pahami Apa Itu Skizofrenia, Apa Penyebabnya?

OCD biasanya memiliki gejala-gelaja seperti gejala obsesi dan gejala kompulsi. beberapa gejala-gejala Obsesi tersebut diantaranya adalah:

  • Takut akan kontaminasi kuman
  • Takut akan keamanan
  • Ingin semua benda dalam posisi simetris.
  • Dll.

Kemudian, beberapa gejala-gejala kompulsi diantaranya adalah:

  • Mencuci
  • Membersihkan
  • Mengecek

Gejala kompulsi ini biasa dilakukan penderita secara terpaksa dan berulang-ulang.

Baca Juga: Wajib Tahu! Yuk Pahami Apa Itu Skizofrenia, Apa Penyebabnya?

OCD biasanya dialami sejak usia remaja sampai dewasa. Namun, gejala yang timbul bisa terjadi saat masih usia kanak-kanak.

Gejala yang dialami akan bervariasi dan cenderung bertahap sejalan dengan usia. Jenis obsesi dan kompulsi yang diderita juga bisa berubah-ubah seiring waktu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Mayo Clinic

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X