Liputanbekasi.com - Maraknya kasus penipuan dengan modus yang beragam saat ini, menuntut setiap orang untuk selalu waspada. Kali ini kabar memprihatinkan datang dari presenter kondang Anyadwinov yang jadi korban penipuan.
Pasalnya, Anyadwinov menjadi salah satu korban penipuan yang dilakukan oleh perusahaan Indosurya. Aksinya berani bicara secara eksklusif depan publik, meraih simpati warganet. Anya dinilai sangat mewakili para korban untuk menuntut keadilan.
Anyadwinov menceritakan kronologis bagaimana ia bisa tertipu oleh perusahaan Indosurya. Bermula di awal tahun 2018, Anya ditawarkan menjadi nasabah di salah satu bank swasta, dimana manajer bank tersebut menyatakan pindah ke Indosurya.
Baca Juga: Lirik Lagu Yura – Jalan Pulang, OST Jalan Jauh Jangan Lupa Pulang
Karena perpindahan itu, otomatis manajer tersebut menawarkan kepada Anya terkait pemindahan dana ke Indosurya. Sebenarnya dari sini Anya sudah merasa janggal, ditambah lagi Anya belum mengetahui latar belakang profil Indosurya.
Mengetahui keraguan Anya, Manajer tersebut mulai meyakinkan bahwa Indosurya merupakan perusahaan yang sudah eksis dari tahun 80-an, memiliki cabang dimana-mana dan memiliki kepercayaan penuh dari nasabah.
Anya sempat melakukan kroscek dengan orang-orang sekitar, rata-rata orang yang memberikan testimoni mengarah pada hal positif terkait kenyamanan setelah menjadi nasabah Indosurya.
Baca Juga: Peran DPR Komisi XI dalam Menjaga Kepentingan Rakyat dan Bertanggung Jawab Pemerintah
Akhirnya Anya memutuskan untuk lanjut ikut menjadi nasabah Indosurya berikutnya. Selain itu, faktor yang membuat Anya tertarik menjadi nasabah Indosurya adalah karena tergiur dengan bunga yang ditawarkan.
Indosurya menerapkan sistem bank seperti pada umumnya, sehingga Anya tidak menaruh rasa curiga sedikitpun. Semua proses transaksi dari tahun 2018 hingga Desember 2019 berjalan sangat mulus, itu alasan Anya bertahan hingga terkumpul dana sebesar Rp 5.000.000.000.
Sempat terjadi hambatan di pertengahan, Anya mulai dihubungi pihak Account Officer resmi Indosurya untuk menawarkan perpanjangan dana. Anya pun langsung setuju, namun anehnya, pihak Officer Indosurya sempat menanyakan kembali keyakinan Anya untuk melakukan perpanjangan, karena melihat banyak nasabah lain melakukan penarikan.
Baca Juga: 10 Fakta Menarik tentang Hari Valentine
Anya berasumsi bahwa tawaran penarikan dana ditanyakan karena beberapa kemungkinan seperti ada resesi, atau karena pandemi. Sempat di konfirmasi melalui telefon oleh pihak Indosurya terkait permintaan penarikan dana, Anya pun mengkonfirmasi. Namun miris, dana tersebut belum juga sampai ke tangan Anya hingga kini.
Korban penipuan Indosurya ini sudah banyak sekali nyatanya. Selain Anya Dwinov, ada juga Patricia Gouw, dan Arnold Poernomo atau yang akrab disapa chef Arnold. Mereka ditipu hingga Miliaran Rupiah. Semoga kasus ini bisa cepat menemukan titik terang dan segera mendapatkan keadilan untuk para korban lainnya.***
Artikel Terkait
Besok, Doni Salmanan Diperiksa Terkait Dugaan Penipuan Investasi Quotex
Doni Salamanan Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Aplikasi Berkedok Investasi
Polisi Tangkap Komplotan Hacking Nasabah BRI, Penipuan Tarif Aplikasi BRImo
Harus Diwaspadai! Modus Baru Penipuan Berkedok Kurir Kirim Foto Paket
4 Bentuk Penipuan secara Online, Simak Cara Hindari Modus Operasinya