Fenomena Salju yang Langka ‘Snow Roller’, Ukurannya Bisa Sebesar Mobil

photo author
Mauidhotul Husniyah, Liputan Bekasi
- Selasa, 3 Januari 2023 | 22:09 WIB
Fenomena Salju yang Langka ‘Snow Roller’, Ukurannya Bisa Sebesar Mobil (www.atlasobscura.com)
Fenomena Salju yang Langka ‘Snow Roller’, Ukurannya Bisa Sebesar Mobil (www.atlasobscura.com)

LIPUTANBEKASI.COM – Fenomena salju yang langka ‘snow roller’, ukurannya bisa sebesar mobil.

Saat berkendara melewati salju, terkadang Anda melihat gulungan silinder putih besar. Ini disebut snow roller.

Beberapa petani mungkin menggulung banyak salju seperti itu untuk membuat bola salju. Tapi mungkin ada penjelasan lain juga.

Gulungan salju adalah jenis peristiwa iklim di mana salju tampaknya dibentuk menjadi bola salju silinder berongga.

Baca Juga: Delapan Tanda Autisme Pada Wanita Yang Jarang Diketahui

Ini kebanyakan terjadi di musim dingin, di tempat-tempat seperti Eropa dan Amerika Utara.

Penggulung salju dengan ukuran berbeda tergantung pada seberapa halus saljunya dan seberapa kuat anginnya.

Beberapa ringan, sementara yang lain masih cukup dingin untuk dipindahkan tanpa pecah.

Pembentukan roller salju terjadi saat salju sangat basah, lengket, dan gembur. Ini terjadi saat cuaca dingin dan ada sinar matahari (yang membuat salju mencair).

Baca Juga: Unik! Masouleh Sebuah Desa di Iran yang Dibangun di Atas Atap Rumah

Ini membuat lapisan lengket di bagian atas salju, yang kemudian tertiup angin. Bola salju terus bertambah besar dan besar, sampai terlalu besar untuk ditiup lagi.

Efek roller salju terjadi ketika banyak bola salju menumpuk di atas satu sama lain. Ini menyebabkan bola salju bergerak dan membuat aksi bergulir.

Ini bisa menyenangkan, tapi juga bisa berbahaya karena bisa membuat orang tertabrak.

Ilmuwan mempelajari efek penggulung salju untuk lebih memahami bagaimana cuaca bekerja dan bagaimana orang bisa tetap aman di salju.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hani Subakti

Sumber: Nationalgeographic.com, worldatlas.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X