LiputanBekasi.com – Seorang ibu di Sragen, Jawa Tengah tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri pada beberapa waktu lalu.
Suwarni yang berusia 64 tahun itu tega membunuh anak kandungnya yang berusia 46 tahun karena dianggap sebagai beban tetangga.
Korban S dihabisi oleh pelaku yang tidak lain adalah ibunya menggunakan batu seberat 5 kg dan cangkul.
Pelaku sempat mengaku heran dirinya mendapat kekuatan dari mana sehingga kuat mengangkat beban seberat itu.
Baca Juga: Elon Musk Tetapkan Harga yang Harus Dibayarkan Akun Centang Biru di Twitter, Ini Kata Warganet
Batu seberat 5 kg itu kemudian dipukulkan ke kepala korban.
Pelaku menyebutkan dirinya sempat kesal kepada korban S karena saat dinasihati, korban malah balik memarahi pelaku yang merupakan ibu kandungnya ini.
Peristiwa pembunuhan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di rumah kediaman pelaku dan korban.
Malam itu, Suwarni menunggu korban di teras rumahnya. Tak lama setelah korban tiba, korban langsung tertidur.
Pada saat itulah niat pelaku untuk membunuh korban datang.
Pelaku Suwarni kemudian mengambil batu cor yang berukuran cukup besar dengan berat sekitar kurang lebih 5 kg.
Baca Juga: Lakukan 5 Tips Parenting Ini Agar Menjadi Orang Tua Yang Bijak, Simak Baik-Baik!
Batu sebesar itu kemudian dihantamkan ke kepala korban yang saat itu tertidur sebanyak 8 kali hingga korban tewas di tempat.
Sesaat setelah melakukan perbuatan itu, pelaku sempat mengucapkan “Selamat Jalan.” Kepada korban S.
Karena saat itu ternyata korban belum tewas sepenuhnya, akhirnya pelaku mengambil sebuah cangkul yang kemudian dipukulkan lagi ke kepala korban.
Artikel Terkait
Heboh, Pembunuhan Seorang Wanita di Apartemen Pramuka Jakarta Pusat Diduga Pelaku Seorang Pastur
Inilah Motif Pelaku Pembunuhan Wanita di Apartemen kawasan Jakarta Timur - Simak Selengkapnya
Sinopsis Film Hell Fest, Kisah Teror Pembunuhan Berantai
Pembunuhan Sadis Dilakukan Seorang Pria Kepada Keluarganya Di Kawasan Depok
Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Diadakan Tanpa Audio, Apa Alasannya?
Pelaku Pembunuhan Sadis di Depok Ditangkap, Pria Berinisial K itu Menangis Ungkap Motif Kejadian